Bola.net - Empat mantan pemain PSS Sleman tidak memenuhi panggilan Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI) dalam sidang yang digelar di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (10/8).
Adapun empat pemain yang dimaksud, yakni Satrio Aji, Ridwan Awaludin, dan Moniega Bagus, serta Hermawan Putra Jati atau Ronald. Selain itu, bakal memanggil juga Supardjiono, selaku mantan Manajer PSS Sleman.
Mereka dipanggil setelah membongkar kronologi terjadinya sepak bola gajah, yang melibatkan PSS Sleman. Supardjiono, yang sebelumnya lolos dari hukuman Komisi Disiplin, disebut-sebut terlibat.
Selain itu, mantan pemain PSS juga menjelaskan adanya skenario sebelum menghadap Komdis PSSI. Skenario tersebut dibuat untuk menutupi aktor dan disepakati sebelum berangkat menghadap dan mengikuti sidang Komdis PSSI, yang saat itu masih dipimpin Hinca IP Pandjaitan.
"Mereka sudah dipanggil secara patut. Empat pemain dipanggil melalui telepon dan yang menerima Hermawan Putra Jati. Mereka menjanjikan datang, tapi mereka memiliki pertanyaan, apakah ada fasilitas dari PSSI. Fasilitas dari PSSI ada yaitu allowance (uang saku) dan itu sudah disampaikan. Namun kami menunggu sejak pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, pemain tidak datang," ungkap Ketua Komdis PSSI, Ahmad Yulianto.
Di luar keempat pemain tersebut, Komdis PSSI sebelumnya juga memanggil dua pelatih. Masing-masing yaitu, Agus Yuwono dan Gunawan. Kedua pelatih tersebut dipanggil setelah buka-bukaan mengenai isu pengaturan pertandingan.
Agus Yuwono sebelumnya menyebut tiga kali mengalami percobaan pengaturan pertandingan selama bergelut di dalam sepak bola, di mana pertama pada 2012. Adapun Gunawan, mengaku ikut melakukannya.
Kemudian, dia menyebut manajer hingga tukang cuci tahu pengaturan pertandingan yang melibatkan Persipur Purwodadi pada 2013.
"Agus Yuwono mengirimkan pesan elektronik, ia tidak bisa datang karena tidak bisa meninggalkan pekerjaan dan kesibukan. Gunawan, tiga nomor coba dihubungi dan satu nomor telepon ada nada masuk, tapi tidak diangkat," terang Ahmad Yulianto.
Nantinya, Ahmad Yulianto menegaskan, bahwa empat mantan PSS termasuk dua pelatih akan kembali dipanggil lagi untuk ikut sidang pada 18 Agustus 2015.
"Itu panggilan kedua. Kami sepakat yang salah dihukum. Untuk empat pemain, Komisi Disiplin melakukan pendalaman, bukan memeriksa kembali perkarannya. Sebab, ada perbedaan keterangan saat sidang dengan Hinca Panjaitan dengan di forum diskusi. Ini harus dipahami. Kami mendalami apakah ada orang lagi yang terlibat," pungkasnya. (esa/dzi)
Adapun empat pemain yang dimaksud, yakni Satrio Aji, Ridwan Awaludin, dan Moniega Bagus, serta Hermawan Putra Jati atau Ronald. Selain itu, bakal memanggil juga Supardjiono, selaku mantan Manajer PSS Sleman.
Mereka dipanggil setelah membongkar kronologi terjadinya sepak bola gajah, yang melibatkan PSS Sleman. Supardjiono, yang sebelumnya lolos dari hukuman Komisi Disiplin, disebut-sebut terlibat.
Selain itu, mantan pemain PSS juga menjelaskan adanya skenario sebelum menghadap Komdis PSSI. Skenario tersebut dibuat untuk menutupi aktor dan disepakati sebelum berangkat menghadap dan mengikuti sidang Komdis PSSI, yang saat itu masih dipimpin Hinca IP Pandjaitan.
"Mereka sudah dipanggil secara patut. Empat pemain dipanggil melalui telepon dan yang menerima Hermawan Putra Jati. Mereka menjanjikan datang, tapi mereka memiliki pertanyaan, apakah ada fasilitas dari PSSI. Fasilitas dari PSSI ada yaitu allowance (uang saku) dan itu sudah disampaikan. Namun kami menunggu sejak pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, pemain tidak datang," ungkap Ketua Komdis PSSI, Ahmad Yulianto.
Di luar keempat pemain tersebut, Komdis PSSI sebelumnya juga memanggil dua pelatih. Masing-masing yaitu, Agus Yuwono dan Gunawan. Kedua pelatih tersebut dipanggil setelah buka-bukaan mengenai isu pengaturan pertandingan.
Agus Yuwono sebelumnya menyebut tiga kali mengalami percobaan pengaturan pertandingan selama bergelut di dalam sepak bola, di mana pertama pada 2012. Adapun Gunawan, mengaku ikut melakukannya.
Kemudian, dia menyebut manajer hingga tukang cuci tahu pengaturan pertandingan yang melibatkan Persipur Purwodadi pada 2013.
"Agus Yuwono mengirimkan pesan elektronik, ia tidak bisa datang karena tidak bisa meninggalkan pekerjaan dan kesibukan. Gunawan, tiga nomor coba dihubungi dan satu nomor telepon ada nada masuk, tapi tidak diangkat," terang Ahmad Yulianto.
Nantinya, Ahmad Yulianto menegaskan, bahwa empat mantan PSS termasuk dua pelatih akan kembali dipanggil lagi untuk ikut sidang pada 18 Agustus 2015.
"Itu panggilan kedua. Kami sepakat yang salah dihukum. Untuk empat pemain, Komisi Disiplin melakukan pendalaman, bukan memeriksa kembali perkarannya. Sebab, ada perbedaan keterangan saat sidang dengan Hinca Panjaitan dengan di forum diskusi. Ini harus dipahami. Kami mendalami apakah ada orang lagi yang terlibat," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Empat Pemain PSS Sleman Tak Penuhi Panggilan Komdis PSSI
Bola Indonesia 10 Agustus 2015, 20:11
-
Dalami Sepakbola Gajah, Komdis PSSI Panggil Pemain PSS Sleman
Bola Indonesia 10 Agustus 2015, 19:47
-
Dirtek PSSI Sarankan Indonesia Kembangkan Fasilitas Olahraga
Bola Indonesia 8 Agustus 2015, 21:11
-
Gelar Piala Presiden, Erick Thohir Klaim Didukung PSSI dan Kemenpora
Bola Indonesia 7 Agustus 2015, 20:59
-
Izin Kompetisi PSSI, Kepolisian Pilih Wait and See
Bola Indonesia 7 Agustus 2015, 17:47
LATEST UPDATE
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR