Bola.net - Sanksi FIFA pada PSSI tak menggoyahkan niat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk menggulirkan kompetisi. Mereka menegaskan bakal menggelar kompetisi sesegera mungkin
"Kemenpora melalui Tim Transisi akan sesegera mungkin menggulirkan kembali berbagai tingkatan kompetisi baik untuk tataran profesional maupun tataran amatir," ujar Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
"Hal Ini perlu ditekankan. Pasalnya, kompetisi tidak semata-mata terkait dengan aspek teknis persepakbolaan, tetapi juga aspek sosial, ekonomi, kreativitas masyarakat dan dimensi dinamika kemaslahatan umum yang menyertainya," sambungnya.
Sebelumnya, akhir pekan lalu, FIFA secara resmi menjatuhkan sanksi pada PSSI. Pada surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, dijelaskan bahwa alasan FIFA menjatuhkan sanksi pada PSSI akibat SK Pembekuan kepada PSSI oleh Kemenpora.
Lebih lanjut, Gatot juga mewanti-wanti para pesepakbola agar tak risau dan galau. Pasalnya, menurut Gatot, pemerintah tetap berkomitmen untuk kembali menggulirkan kompetisi dengan standar dan kualitas yang lebih baik.
"Hal ini juga agar hak dan kewajiban para pemain, pelatih dan perangkat pertandingan dapat terpenuhi secara lebih baik," tandasnya. [initial]
(den/pra)
"Kemenpora melalui Tim Transisi akan sesegera mungkin menggulirkan kembali berbagai tingkatan kompetisi baik untuk tataran profesional maupun tataran amatir," ujar Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
"Hal Ini perlu ditekankan. Pasalnya, kompetisi tidak semata-mata terkait dengan aspek teknis persepakbolaan, tetapi juga aspek sosial, ekonomi, kreativitas masyarakat dan dimensi dinamika kemaslahatan umum yang menyertainya," sambungnya.
Sebelumnya, akhir pekan lalu, FIFA secara resmi menjatuhkan sanksi pada PSSI. Pada surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, dijelaskan bahwa alasan FIFA menjatuhkan sanksi pada PSSI akibat SK Pembekuan kepada PSSI oleh Kemenpora.
Lebih lanjut, Gatot juga mewanti-wanti para pesepakbola agar tak risau dan galau. Pasalnya, menurut Gatot, pemerintah tetap berkomitmen untuk kembali menggulirkan kompetisi dengan standar dan kualitas yang lebih baik.
"Hal ini juga agar hak dan kewajiban para pemain, pelatih dan perangkat pertandingan dapat terpenuhi secara lebih baik," tandasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Kemenpora Bakal Sempurnakan Roadmap Sepakbola Indonesia
- Kemenpora: Tak Perlu Ratapi Sanksi FIFA
- La Nyalla: Semoga Menpora Berpikir Ulang Tentang Pembekuan PSSI
- Surat Sanksi Banyak Kejanggalan, Kredibilitas FIFA Dipertanyakan
- Ihwal Sanksi FIFA, Pemerintah Siap Tanggung Jawab
- Kemenpora Temukan Sejumlah Kejanggalan Pada Surat FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Disebut Presiden Jokowi Tak Berprestasi, Ini Kata PSSI
Tim Nasional 1 Juni 2015, 21:51
-
Indonesia Disanksi FIFA, PSSI Batal Gelar Kursus Kepelatihan C AFC
Bola Indonesia 1 Juni 2015, 21:44
-
Putusan Sela PTUN Hambat Persiapan Piala Kemerdekaan
Bola Indonesia 1 Juni 2015, 21:02
-
Tim Transisi Akan Tambah Pokja Baru
Bola Indonesia 1 Juni 2015, 19:35
LATEST UPDATE
-
Marcus Rashford Bakal Stay di MU Pada Awal Musim 2025/2026, Tapi...
Liga Inggris 9 Juli 2026, 17:24
-
Prancis yang Haus Gol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:19
-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Latih Fulham, Alvaro Arbeloa Ingin Boyong 3 Pemain Real Madrid Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Kepincut Kiper Timnas Paraguay Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 15:30
-
Pesan Lamine Yamal ke Julian Alvarez: Gue Tunggu di Barcelona, Bro!
Piala Dunia 9 Juli 2026, 15:00
-
Andrey Santos OTW Manchester, Hari Ini Tes Medis di MU
Piala Dunia 9 Juli 2026, 13:00
-
Barcelona Ajukan Tawaran Resmi untuk Bintang Borussia Dortmund Ini
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 11:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR