
Bola.net - Omid Nazari saat ini berada di negaranya, Swedia. Gelandang asing Persib Bandung itu juga menjalani karantina mandiri di tengah pandemi virus Corona.
Pemain bernomor punggung 91 ini mengaku sudah banyak memutar film untuk mencari hiburan. Pasalnya, selain melaksanakan progam latihan mandiri di kediaman, tak banyak kegiatan yang bisa dilakukan selama pandemi Corona Covid-19.
"Sedikit membosankan karena tidak bisa keluar dan melakukan sesuatu, jadi saya hanya menonton banyak film dan berlatih di rumah. Tidak banyak lagi yang bisa saya lakukan," kata Nazari, dilansir situs resmi Persib.
Aturan Tegas di Swedia
Nazari mengungkapkan, Pemerintah Swedia menerapkan aturan tegas demi memutus rantai penyebaran Covid-19. Banyaknya kasus yang terjadi membuat dirinya dan orang lain tidak dapat bergerak bebas.
"Ada banyak kasus di Swedia. Jadi, nonton saja banyak film. Itu saja dan ikuti beberapa serial televisi," ucapnya.
Nazari mengaku sudah rindu dengan sepak bola. Dia berharap bisa segera kembali ke lapangan hijau.
Rindu Sepak Bola
"Saya benar-benar merindukan sepak bola. Tetapi sekarang semua orang tidak bisa melakukan apa-apa," kata Nazari.
Untuk sementara ini, Nazari lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Ia pun berharap situasi bisa segera membaik sambil mengikuti semua arahan dari pihak berwajib.
"Kita semua dalam hal ini dalam situasi sama. Semoga cepat pulih. Kita harus ikuti saja petunjuk yang diberikan, seperti yang pertama, mencuci tangan Anda dan tinggal di rumah sebanyak yang anda bisa," ucapnya.
Bersama Keluarga
Selama Shopee Liga 1 2020 berhenti, Nazari memilih pulang ke Swedia untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
"Aku memilih untuk kembali ke Swedia bersama keluargaku," tutur Nazari.
"Saya hanya mencoba untuk tetap positif, dan saya senang bisa menghabiskan waktu bersama keluarga dan tidak sendirian di tengah pandemi ini," pungkasnya.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Harley Ikhsan/Editor Edu Krisnadefa
Published: 14 April 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Optimisme Teco di Tengah Pandemi Virus Corona
- Mengenai Kelanjutan Kompetisi, Borneo FC Siap Ikuti Keputusan Terbaik
- Bek Persib, Nick Kuipers: Di Belanda Situasinya Berat
- Komisaris Persib Umuh Muchtar Komentari Pengunduran Diri Ratu Tisha
- Alasan Mahmoud Eid Jalani Karantina Meski Tak Diwajibkan Pemerintah Swedia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Film dan Serial Televisi Jadi Penghibur Omid Nazari Karantina di Swedia
Bola Indonesia 15 April 2020, 10:44
-
Bek Persib, Nick Kuipers: Di Belanda Situasinya Berat
Bola Indonesia 15 April 2020, 09:24
-
Komisaris Persib Umuh Muchtar Komentari Pengunduran Diri Ratu Tisha
Bola Indonesia 15 April 2020, 09:14
-
Program Baru Latihan Mandiri untuk Para Pemain Persib Bandung
Bola Indonesia 14 April 2020, 09:41
-
Mau Pulang ke Brasil, Wander Luiz Tunggu Hasil Tes COVID-19 Kedua
Bola Indonesia 13 April 2020, 16:22
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
-
Hasil Lecce vs Roma: I Giallorossi Sukses Curi 3 Poin di Via del Mare
Liga Italia 7 Januari 2026, 03:57
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR