
Bola.net - Manajemen Arema FC membeber filosofi permainan yang akan diterapkan Mario Gomez di tim tersebut. Mereka menyebut, pelatih asal Argentina ini memiliki filosofi senada dengan totaalvoetbal, yang menjadi dasar sepak bola modern.
"Filosofi permainan Gomez sesungguhnya sangat sederhana," kata General Manager Arema, Ruddy Widodo.
"Filosofinya sangat klasik. Ia ingin timnya menyerang dan bertahan secara bersama," sambungnya.
Filosofi menyerang dan bertahan bersama ini sendiri sejatinya mirip dengan filosofi totaalvoetbal, yang sempat lekat dengan sepak bola ala Belanda. Filosofi ini pertama kali dikenalkan oleh pelatih legendaris, Rinus Michels, ketika menangani Ajax Amsterdam dan Timnas Belanda.
Dalam taktik ini, semua pemain dituntut untuk bisa menjadi bagian dari penyerangan dan pertahanan. Penyerangan dimulai dari kiper, sedangkan untuk bertahan dimulai oleh pemain depan.
Pada era lebih modern, taktik ini berkembang menjadi sejumlah taktik turunannya. Salah satunya, yang paling terkenal, adalah tiki-taka ala Barcelona.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tak Peduli Kandang atau Tandang
Selain itu, Gomez disebut memastikan bahwa filosofi ini bakal menjadi roh permainan Arema. Pelatih berusia 62 tahun ini menyebut bahwa permainan mereka akan tetap sama di manapun mereka bermain.
"Entah itu main kandang atau tandang, tak ada perbedaan," tutur Ruddy.
"Yang pasti, mau main di manapun, kami akan bermain menyerang dan bertahan secara bersama," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mario Gomez Tak Risaukan Waktu Adaptasi Legiun Asing Anyar Arema
Bola Indonesia 24 Januari 2020, 22:37
-
Filosofi Mario Gomez Disebut Mirip Totaalvoetbal Ala Belanda
Bola Indonesia 24 Januari 2020, 21:25
-
Manajemen Arema Puji Kepemimpinan Mario Gomez
Bola Indonesia 24 Januari 2020, 20:45
-
Manajemen Arema FC Puas Hasil Perburuan Mereka di Bursa Transfer
Bola Indonesia 24 Januari 2020, 20:16
-
RUPS PT LIB Belum Tentukan Format Penjadwalan Kompetisi Musim 2020
Bola Indonesia 24 Januari 2020, 19:22
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR