Bola.net - - Milomir Seslija angkat bicara soal kegagalan anak asuhnya memenangi pertandingan kontra Persib Bandung dan melaju ke Babak Delapan Besar Piala Indonesia. Pelatih Arema FC ini menyebut bahwa timnya tak beruntung pada pertandingan tersebut.
Sebelumnya, Arema hanya mampu bermain imbang pada laga kontra Persib Bandung. Dalam laga leg kedua Piala Indonesia yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jumat (22/02), Hamka Hamzah dan kawan-kawan dipaksa berbagi angka 2-2. Gol Arema dicetak Makan Konate dan Robert Lima Gladiator. Sementara, gol Persib dilesakkan Ezechiel N'Douassel dan Ghozali Siregar.
Dengan hasil ini, Arema FC dipastikan gagal melaju ke Perempat Final Piala Indonesia kendati kedua klub memiliki agregat 3-3. Arema kalah dengan aturan gol tandang.
Pada pertandingan leg pertama lalu, Arema sukses menahan imbang Persib Bandung. Dalam laga yang dihelat di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Senin (18/02) lalu, kedua tim bermain imbang 1-1.
Menurut Milo, sapaan karib Milomir Seslija, anak asuhnya mampu memulai pertandingan ini dengan baik. Namun, keadaan berubah setelah mereka mampu mencetak gol pertama.
"Kami bermain bola-bola panjang setelahnya. Sialnya, kami mendapat hukuman penalti pada pengujung babak pertama," ucap Milo, usai pertandingan.
"Sepak bola itu kejam. Jika kami buat tiga kesalahan, ya hasil inilah yang kami dapatkan," sambungnya.
Bagaimana penilaian lain Milo soal permainan anak asuhnya? Simak selengkapnya di bawah ini.
Buat Sejumlah Kesalahan
Menurut Milo, hasil imbang ini bukan berarti Persib merupakan tim apik. Pelatih asal Bosnia tersebut menilai permainan skuat besutan Miljan Radovic ini sejatinya tak terlalu istimewa.
Milo menyebut, dua gol yang bersarang ke gawang Utam, tak lebih dari buah kesalahan para penggawa Arema sendiri. Kesalahan inilah yang membuat lawan leluasa mencetak gol.
"Mereka mencetak dua gol dari situasi yang seharusnya tak membahayakan," kata Milo.
Tak Terpengaruh Kegagalan Penalti
Sementara itu, pada pertandingan ini, Arema sebetulnya memiliki peluang mencetak gol setelah mendapat hadiah penalti pada babak kedua. Namun, sepakan Makan Konate hanya menghantam mistar gawang Persib.
Setelah kegagalan itu, mental penggawa Arema tampak terganggu. Hal ini dimanfaatkan Persib untuk menekan Arema.
Namun, Hendro Siswanto menampik mental para penggawa Arema terganggu dengan kegagalan penalti Konate. Namun, ia menyebut bahwa kegagalan ini membuat para penggawa Arema kian berambisi mencetak gol.
"Yang kami pikirkan hanya bagaimana lekas mencetak gol," tuturnya.
Lebih lanjut, Hendro mengaku sedih dengan hasil imbang ini. Menurut pemain berusia 28 tahun itu, kegagalan timnya memenangi pertandingan membuat semua pihak kecewa.
"Saya minta maaf. Kami udah kerja keras, tapi hasilnya masih belum bisa seperti yang diharapkan," kata Hendro.
"Ke depannya kami akan berbenah agar bisa lebih baik lagi," tandasnya.
Berita Video
Berita video jadwal Serie A 2018-2019 pekan ke-25. Juventus bertandang ke markas Bologna, Minggu (24/2/2019).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Kalahkan Persib Bandung, Arema FC Disebut Tak Beruntung
Bola Indonesia 22 Februari 2019, 21:57
-
Tantang Persebaya, Persidago Pesimistis Bisa Lolos ke Babak 8 Besar
Bola Indonesia 22 Februari 2019, 20:59
-
Penggawa Persidago Was-Was Menghadapi Tekanan Bonek Mania
Bola Indonesia 22 Februari 2019, 19:46
-
Singkirkan Arema FC, Pelatih Persib Bandung Bungah
Bola Indonesia 22 Februari 2019, 19:14
-
Bejo Sugiantoro Belum Punya Gambaran Komposisi Pemain Lawan Persidago
Bola Indonesia 22 Februari 2019, 18:37
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25




















KOMENTAR