
Bola.net - Widodo C Putro angkat bicara soal keikutsertaannya dalam kampanye penggalangan dana melalui pelelangan memorabilia yang digagas Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI). Pelatih Persita Tangerang ini menyebut bahwa keikutsertaannya ini merupakan bentuk partisipasi dalam perang menghadapi pandemi Corona.
"Semua pelatih diminta berkontribusi dalam penggalangan dana yang diwadahi APSSI, yang bekerja sama dengan Kaskus. Hasil penggalangan dana ini akan disumbangkan kepada tenaga medis dan penderita Covid-19," kata Widodo, pada Bola.net.
"Mungkin nggak seberapa, tapi kita juga ikut merasakan apa yang bangsa ini rasakan," sambungnya.
Sebelumnya, Widodo resmi menyumbangkan jersey pelatih Persita Tangerang miliknya untuk dilelang dalam penggalangan dana APSSI. Jersey ini dilelang dengan harga pembuka Rp 500 ribu. Sementara, untuk penawaran berikutnya dilakukan dengan kelipatan Rp 50 ribu.
Sama seperti lelang memorabilia lainnya, lelang jersey pelatih Widodo ini akan ditutup pada 15 April mendatang. Namun, dengan situasi mendesak seperti saat ini, ada kemungkinan lelang akan ditutup lebih cepat.
APSSI sendiri membuka lelang memorabilia untuk menggalang dana menghadapi dampak pandemi Corona. Ada sejumlah memorabilia yang mereka lelang untuk menggalang dana ini.
Setelah melelang jersey Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mereka juga melelang memorabilia, jaket Indra Sjafri kala menakhodai Timnas U-19.
Selain itu, APSSI juga melelang polo jersey Aji Santoso dan polo shirt Bambang Nurdiansyah. Jersey dan polo yang dilelang ini merupakan jersey dan polo yang dipakai dua pelatih papan atas Indonesia ini kala menakhodai Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang.
Tak hanya itu, APSSI juga melelang jaket Timnas Indonesia milik Yeyen Tumena dan polo shirt PSS Sleman milik Seto Nurdiantoro.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Harap Badai Lekas Berlalu
Lebih lanjut, Widodo menyebut bahwa pandemi ini berdampak besar bagi seluruh aspek kehidupan. Banyak hal terpengaruh oleh persebaran virus yang menyerang saluran pernapasan ini.
"Mudah-mudahan ini semua lekas berakhir," kata Widodo.
"Tetap semangat, tim medis dan para penderita Covid-19. Doa kami selalu menyertai," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Persita Hanya Gaji Pemain 10 Persen
Bola Indonesia 6 April 2020, 20:35
-
Berat Hati, Persita Cuma Bayar 10 Persen Gaji Pemain
Bola Indonesia 3 April 2020, 17:01
-
Soal Gaji Pemain Bisa 25 Persen, Persita Minta Penjelasan Detail dari PSSI
Bola Indonesia 28 Maret 2020, 19:11
-
Respons Persita Setelah Kompetisi Terancam Dianulir
Bola Indonesia 28 Maret 2020, 18:07
LATEST UPDATE
-
Setelah Piala Dunia 2026, Julian Alvarez Gabung Barcelona
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 06:16
-
Drama Belum Berakhir! Benfica Laporkan Fede Valverde ke UEFA, Bakal Absen di Bernabeu?
Liga Champions 20 Februari 2026, 06:00
-
Bukan Rudiger, Real Madrid Mantap Tendang Bintang Ini Keluar dari Bernabeu
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 05:37
-
Lautaro Martinez Cedera Betis, Inter Milan Terancam Tanpa Sang Kapten Selama Sebulan
Liga Champions 20 Februari 2026, 04:14
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Layaknya Agama di Indonesia
Tim Nasional 20 Februari 2026, 03:28
-
Klaim Sensasional Eks Arsenal: Mikel Arteta Bakal ke Barcelona
Liga Inggris 20 Februari 2026, 01:34
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39























KOMENTAR