
Bola.net - - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan menggandeng Kepolisian Republik Indonesia untuk membongkar praktek pengaturan skor atau match fixing di pentas sepak bola Indonesia.
Menurut Wakil Ketua PSSI, Joko Driyono, dalam waktu dekat pihaknya akan menjalin kesepakatan baru dengan pemerintah khususnya kepolisian. Tujuannya untuk mencari formula yang konkret dalam memberantas match fixing.
"Match fixing penting, PSSI punya komitmen, komite Ad hoc integrity telah dibentuk, sinergi tiga pihak harus kita segera jalankan atas asistensi FIFA," kata Joko Driyono usai menjadi pembicara dalam diskusi sepak bola nasional di Surabaya.
"Di Bulan Januari kita bisa membuat kesepakatan sinergi baru dengan pemerintah khususnya kepolisian untuk mendampingi proses yang ada dalam mengatasi hal-hal terkait masalah integrity," sambungnya.
Selengkapnya scroll berita ini ke bawah ya Bolaneters.
Pelaku Bisa Dipidana
Dikatakan Jokdri, untuk memberantas praktek match fixing, membutuhkan proses bertingkat. Sehingga dibutuhkan lembaga yang punya kewenangan untuk melakukan penyelidikan mendalam.
"Kepetingan kita adalah menggadeng stakeholder yang memiliki instrumen, tools dan kapasitas untuk dua hal, investigasi dan follow up tentang penegakan hukum untuk non football family," lanjutnya.
Dan ia menegaskan bahwa para pelakunya bisa diancam dengan pidana sesuai dengan kategori kesalahannya. Tetapi ancaman itu berlaku bagi para pelaku di luar sepak bola.
"Bisa [dipidana], bisa masuk kategori korupsi, bisa masuk konspirasi dan seterusnya tapi itu fokus pada non football family," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Simpan Rapat Kandidat Pelatih Timnas Indonesia
Tim Nasional 17 Desember 2018, 23:34
-
Gandeng Kepolisian, PSSI Akan Pidanakan Pelaku Match Fixing
Bola Indonesia 17 Desember 2018, 21:15
-
Joko Driyono Sebut Perputaran Uang Judi di Liga 1 Capai Rp. 70 Milyar
Bola Indonesia 17 Desember 2018, 21:04
-
Gelar Juara Persija Katanya Sudah Diatur, Ini Kata Ketum The Jakmania
Bola Indonesia 15 Desember 2018, 15:55
-
Program FIFA Forward di Indonesia Diapresiasi Gianni Infantino
Bola Indonesia 15 Desember 2018, 08:06
LATEST UPDATE
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Australia 2026 di Vidio, 20-22 Februari 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 10:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR