Untuk masalah Arema, jalan tengah yang akan diambil kemungkinan adalah bersatu antara dua belah pihak yang berseteru. Tapi Persebaya berbeda. Rekonsiliasi atau merger sekalipun, tak akan bisa dilakukan antara Persebaya ISL dengan Persebaya 1927.
"Kalau yang di Arema di-islahkan mungkin masih bisa. Lah, jika di Persebaya jelas beda karena PT-nya saja lain," beber pengusaha asal Wonokromo, Surabaya ini. Opsi yang paling tepat adalah membiarkan dua Persebaya ini berjalan sendiri-sendiri.
Gede mengaku tak keberatan akan hal ini. "Dengan ada dua klub Persebaya, peluang pekerjaan lebih terbuka. Saya tidak keberatan kok, saya malah senang," sebut Gede (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gede Widiade: Dualisme Persebaya Beda Dengan Arema
Bola Indonesia 12 Mei 2015, 19:24
-
Gede Widiade Ogah ke Persebaya 1927
Bola Indonesia 11 Mei 2015, 10:54
-
Gede Widiade Sentil Tunggakan Gaji Persebaya 1927
Bola Indonesia 11 Mei 2015, 10:38
-
Gede Widiade Dukung Kembalinya Persebaya 1927
Bola Indonesia 11 Mei 2015, 10:31
-
Stadion Sepi, Bos Persebaya Mengeluh
Bola Indonesia 9 Mei 2015, 09:41
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





















KOMENTAR