Jumlah penonton yang menyaksikan pertandingan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) memang sangat minim. Dalam dua pertandingan awal kompetisi saja, Persebaya hanya disaksikan kurang dari 5.000 penonton.
"Saya tidak terima pemasukan dari penjualan tiket. Tiket itu untuk biaya pertandingan saja tidak cukup," terang pengusaha asal Surabaya ini.
Tak mengherankan. Sebab pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 saja, rata-rata laga Persebaya hanya disaksikan 3.000 penonton. Gede pun mengeluhkan masalah ini.
"Apa saya harus membiayai Persebaya hanya untuk ikut tarkam, ya tidak mungkin lah. Saya keluarkan uang pribadi lho, tidak ada yang bisa atur saya," pungkas Gede. (faw/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Stadion Sepi, Bos Persebaya Mengeluh
Bola Indonesia 9 Mei 2015, 09:41
-
Persebaya Pertanyakan Pembentukan Tim Transisi
Bola Indonesia 9 Mei 2015, 09:37
-
Persebaya Siap Ikut Tim Transisi, Tapi Dengan Satu Syarat
Bola Indonesia 9 Mei 2015, 08:51
-
Tim Transisi Bisa Mempercepat Hukuman FIFA
Bola Indonesia 9 Mei 2015, 08:40
-
Persebaya Nilai Tim Transisi Malah Menambah Masalah
Bola Indonesia 9 Mei 2015, 08:37
LATEST UPDATE
-
Curhat, Begini Pengakuan Jujur Garnacho Soal Kejatuhannya di Man United
Liga Inggris 11 April 2026, 12:15
-
Lautaro Martinez Kembali Cedera, Inter Milan Kehilangan Striker Andalan
Liga Italia 11 April 2026, 11:52
-
Robert Lewandowski Merasa Tidak Dihargai di Barcelona
Liga Spanyol 11 April 2026, 11:47
-
Profil Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Pembuktian Sang Juara Afrika
Piala Dunia 11 April 2026, 11:29
-
Demi Comeback Lawan Atletico, Barcelona Ubah Hotel Sampai Menu Makanan
Liga Champions 11 April 2026, 10:46
-
Real Madrid Babak Belur, Kapan Thibaut Courtois Come Back?
Liga Spanyol 11 April 2026, 10:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45





















KOMENTAR