
Bola.net - Arema FC kembali memetik kemenangan telak pada laga uji coba mereka. Menjamu Kaki Mas, tim lokal asal Kabupaten Malang, klub berlogo singa mengepal ini menang dengan skor 7-0.
Lima gol Arema pada laga ini dicetak oleh Dedik Setiawan, Elias Alderete, Kushedya Hari Yudo, Ridwan Tawainella, Titan Agung, dan Pedro Bartolli (2 gol).
Arema FC mengawali laga ini dengan menurunkan komposisi terbaik yang mereka punyai saat ini. Di lini depan, mereka mengandalkan duet Elias Alderete dan Dedik Setiawan. Mereka ditopan Kushedya Hari Yudo dan Ridwan Tawainella.
Di lini tengah, Arema mengandalkan dua gelandang pekerja, M. Rafli dan Jayus Hariono. Sementara, di lini belakang, klub berlogo singa mengepal ini mengandalkan kuartet Bagas Adi Nugroho, Hanif Sjahbandi, M. Mifatul Iksan, dan Taufik Hidayat. Utam Rusdiyana
Mengandalkan komposisi ini, Arema coba untuk langsung mengambil alih kendali permainan. Skuad yang dibesut Charis Yulianto ini langsung menggebrak pertahanan Kaki Mas.
Upaya Arema ini sempat berbuah sejumlah peluang di pertahanan Kaki Mas. Peluang pertama didapatkan Arema ketika M. Rafli melepas sepakan keras, memanfaatkan bola liar di kotak penalti Kaki Mas. Namun, kiper Kaki Mas sigap menepis bola yang meluncur ke gawang.
Gagal pada kesempatan pertama, Arema terus menekan pertahanan Kaki Mas. Kombinasi Dedik dan Alderete, juga tusukan Yudo dan Ridwan di sektor sayap terus mengancam pertahanan tim asal Dampit tersebut.
Arema akhirnya memimpin melalui sepakan bebas Dedik Setiawan. Sepakan bebas ini diberikan wasit menyusul pelanggaran pemain belakang Kaki Mas terhadap Dedik di tepi kotak penalti mereka.
Tak berselang lama, Arema menggandakan keunggulan mereka melalui sepakan penalti Alderete. Hadiah penalti diberikan wasit akibat handsball yang dilakukan pemain belakang Kaki Mas.
Arema kembali mendapat hadiah penalti setelah Dedik Setiawan dijatuhkan kiper Kaki Mas di kotak penalti. Yudo yang menjadi eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan ini dan membawa timnya unggul tiga gol tanpa balas.
Unggul tiga gol tak membuat Arema FC mengendurkan tekanan mereka. Dedik Setiawan terus menekan pertahanan Kaki Mas demi menambah pundi-pundi gol mereka. Namun, kendati memiliki sejumlah peluang apik, mereka tak bisa menambah margin gol.
Setelah mengurung pertahanan Kaki Mas, akhirnya Arema mampu menambah keunggulan mereka. Memanfaatkan sodoran Alderete, Ridwan Tawainella menempatkan bola ke pojok kiri bawah gawang Kaki Mas.
Sementara itu, Kaki Mas sendiri bukannya nirpeluang. Beberapa kali pemain depan mereka berhasil masuk ke area pertahanan Arema. Namun, mereka gagal memungkasi peluang ini dengan gol ke gawang Arema.
Kaki Mas mendapat peluang terbaik ketika pemain depan mereka tinggal berhadapan dengan Utam Rusdiyana. Namun, Utam keluar dari sarangnya dan menghalau bola dari penguasaan penyerang Kaki Mas tersebut.
Arema mendapat peluang emas pada pengujung babak pertama. Namun Alderete gagal memanfaatkan dua peluang yang ia miliki untuk menambah pundi-pundi gol timnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Ubah Komposisi
Babak kedua, Arema mengubah komposisi tim mereka. Kali ini, mereka banyak memainkan pemain-pemain muda, termasuk duo pemain belia asal Brasil, Hugo Grillo dan Pedro Bartolli.
Tampil dengan para pemain muda tak membuat Arema keteteran. Terbukti, mereka masih bisa memperbesar keunggulan. Kali ini, melalui tandukannya, Titan Agung sukses membobol gawang Kaki Mas.
Arema sempat mendapat peluang mencetak gol kala kiper Kaki Mas salah menghalau bola sepakan Vikrian Akbar. Namun sundulan Pedro Bartolli gagal menemui sasaran.
Selang tujuh menit, Arema kembali mendapat peluang mencetak gol. Namun, kali ini Yanuar Tri Firmanda, yang mengawal gawang Kaki Mas, sigap menepis bola sepakan bebas Syaiful Indra Cahya.
Arema terus mencoba meneror lini pertahanan Kaki Mas. Namun, upaya-upaya mereka terus kandas di benteng pertahanan tim asa Dampit Kabupaten Malang tersebut.
Pedro mendapat peluang apik mencetak gol setelah mampu melewati adangan kiper Kaki Mas. Namun, sepakannya justru masih melenceng dari gawang yang telah melompong.
Setelah berulang kali gagal, Pedro akhirnya mencetak gol. Sepakannya dari dalam kotak penalti melesak ke gawang Kaki Mas.
Memanfaatkan serangan balik kilat, Pedro sukses menambah pundi-pundi gol timnya. Lolos dari kawalan pemain belakang Kaki Mas, pemain berusia 19 tahun ini menchip bola melewati jangkauan kiper Kaki Mas.
Usai gol ini, para penggawa Arema FC terus menekan pertahanan lawan. Namun, sampai laga usai tak ada tambahan gol tercipta.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema FC Terancam Kehilangan Satu Lagi Pemain Asing Mereka
Bola Indonesia 29 Agustus 2020, 19:48
-
Pelatih Arema Sebut Hugo Grillo dan Pedro Bartolli Masih Harus Tingkatkan Performa
Bola Indonesia 29 Agustus 2020, 13:36
-
Jelang Lanjutan Liga 1 2020, Arema Matangkan Permainan Kombinasi
Bola Indonesia 29 Agustus 2020, 13:07
-
Kembali Raih Kemenangan, Penggawa Arema FC Dinilai Tunjukkan Kemajuan Pesat
Bola Indonesia 29 Agustus 2020, 12:59
-
Gelar Uji Coba, Arema FC Kembali Menang Telak
Bola Indonesia 29 Agustus 2020, 11:35
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR