"Targetnya seri ya, main di sini kami realistis," ujar Asisten Pelatih Arema, Kuncoro, Jumat (26/8).
Kuncoro menilai target realistis tersebut bukan tanpa alasan. Dengan Persib bermain di kandang dan dalam kepercayaan diri tinggi, Maung Bandung disebutnya tak mudah dikalahkan.
"Saat ini sangat sulit untuk mengalahkan Persib karena dengan kemampuan Persib yang mulai bagus dan bermain di kandang jadi masalah. Saya kira kondisi Persib sekarang membuat target Arema realistis," ungkapnya.
Misi Arema sejatinya adalah meraih tiga poin untuk bisa mengejar Madura United (MU) di puncak klasemen. Namun, peluang tersebut sangat tipis karena di waktu yang sama MU berhadapan dengan Barito Putera, lawan yang lebih mudah.
Saat ini MU sudah mengantongi 34 poin, sementara Arema 31 poin. Sehingga Laskar Sape Kerap hanya membutuhkan hasil imbang atau kemenangan demi memantapkan posisi atas. Dengan begitu, kans Singo Edan untuk menggusur MU sulit tercapai.
"Sebetulnya tidak puas, karena target kami kejar Madura United. Tapi sekarang susah juga ngejar Madura karena terpaut tiga poin," pungkasnya. (fit/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Imbang Lawan Persib, Milo: Ini Hasil yang Adil
Bola Indonesia 27 Agustus 2016, 20:55
-
Djanur Kecewa Persib Gagal Tutup Putaran Pertama ISC Dengan Kemenangan
Bola Indonesia 27 Agustus 2016, 20:53
-
Tiga Pemain Cedera, Arema Tetap Percaya Diri Hadapi Persib
Bola Indonesia 27 Agustus 2016, 11:45
-
Gelandang Arema Ingin Matikan Lini Depan Persib
Bola Indonesia 27 Agustus 2016, 11:20
-
Hasil Imbang Jadi Target Realistis Arema Lawan Persib
Bola Indonesia 27 Agustus 2016, 09:07
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR