Sinar laser itu terjadi pada menit ke-34. Tepatnya ketika Persela memperoleh hadiah penalti. Saat itu, tendangan Hedipo Gustavo sebenarnya berhasil menjebol gawang Bali United. Namun eksekusi diulang karena salah satu pemain Bali United masuk box penalti sebelum bola ditendang.
Saat bola hendak ditendang Hedipo Gustavo untuk kali kedua, sinar laser nampak menyorot wajah kiper Bali United, Dicky Indrayana. Sesuai keputusan komisi disiplin ISC, denda sebesar Rp. 10.000.000 harus dibayar oleh Persela akibat ulah suporternya ini.
"Kejadian itu merugikan tim. Kami terkena sanksi denda lagi yang seharusnya tidak terjadi. Ini karena suporter belum memahami regulasi," sesal Muhadjir, ketua panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persela Lamongan.
Muhadjir tak pernah lelah untuk mengajak LA Mania mematuhi aturan. "Jika masih terjadi pelanggaran serupa di kemudian hari, kami akan mendapatkan hukuman lebih berat lagi," pungkasnya. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hattrick, Persela Dihukum Akibat Ulah LA Mania
Bola Indonesia 26 Oktober 2016, 13:50
-
Persela tak Pantas Kalah di Banjarmasin
Bola Indonesia 24 Oktober 2016, 20:27
-
Barito Akhiri Paceklik Kemenangan
Bola Indonesia 24 Oktober 2016, 19:37
-
Persela Yakin Menang di Banjarmasin
Bola Indonesia 24 Oktober 2016, 14:20
-
Persela Tanpa Aang dan Gustavo di Banjarmasin
Bola Indonesia 24 Oktober 2016, 13:08
LATEST UPDATE
-
Arsenal Juara, David Raya Jadi Pahlawan dalam Senyap
Liga Inggris 26 Mei 2026, 18:18
-
Benarkah Chicago Fire PDKT ke Robert Lewandowski?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 16:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR