"Meski kalah, ada beberapa hal positif yang saya lihat dari tim saya," ujar Huistra.
"Tugas saya adalah membenahi tim. Saya percaya diri untuk pertandingan berikutnya," sambungnya.
Sebelumnya, pada laga lanjutan Grup A Piala Jenderal Sudirman, PBR harus menyerah kalah dari Arema Cronus. Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Senin (16/11), skuat besutan Huistra ini unggul kala laga baru semenit berjalan. Namun, di akhir laga, mereka kalah dengan skor 2-4.
Sementara itu, meski kalah pada pertandingan ini, Huistra menyebut anak asuhnya menunjukkan peningkatan performa. Menurutnya, penampilan Leonard Tupamahu dan kawan-kawan di babak kedua mengalami peningkatan ketimbang pada babak pertama.
"Di babak pertama, permainan kami berada di bawah standar. Di babak kedua, kita bisa main lebih baik lagi," tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Huistra Optimistis PBR Masih Bisa Bersaing
Bola Indonesia 17 November 2015, 14:46
-
PBR Kalah, Huistra Tak Ingin Kambinghitamkan Wasit
Bola Indonesia 17 November 2015, 13:48
-
Kebobolan Cepat, Arema Cronus Akui Kurang Konsentrasi
Bola Indonesia 17 November 2015, 13:02
-
Ihwal Pemain U-21, Ini Kata Pelatih Arema Cronus
Bola Indonesia 17 November 2015, 11:21
-
Kembali Cetak Gol Bagi Arema Cronus, Ini Kata Sunarto
Bola Indonesia 17 November 2015, 01:01
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Udinese - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 11 April 2026, 16:00
-
Enzo Fernandez Sudah Minta Maaf, tapi Hukuman Tetap Berlaku
Liga Inggris 11 April 2026, 15:45
-
Klasemen Pembalap ASB1000 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 11 April 2026, 15:43
-
Kapan Barcelona Bisa Juara La Liga? Ini Hitung-hitungan Lengkapnya
Liga Spanyol 11 April 2026, 15:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45


















KOMENTAR