
Bola.net - Telah mendonasikan jaket kesayangan, yang juga sangat bersejarah baginya, tak menghalangi keinginan Indra Sjafri kembali berpartisipasi dalam acara penggalangan dana yang diinisiasi Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI). Direktur Teknik PSSI ini mengaku siap untuk kembali mendonasikan barang-barang koleksinya dalam lelang untuk menanggulangi dampak pandemi Corona di Indonesia tersebut.
"Saya siap untuk mendonasikan barang-barang lain," kata Indra, pada Bola.net.
"Saya saat ini melihat respon publik terhadap memorabilia saya yang sudah dilelang. Kalau masih ada yang menginginkan, saya siap," sambungnya.
Menurut Indra, ada sejumlah barang koleksinya yang kemungkinan bisa dilelang. Barang-barang tersebut antara lain adalah sepatu dan sejumlah medali yang pernah diraih pelatih berusia 57 tahun ini.
"Saya kan ada semacam museum mini di rumah. Barang-barang seperti dan medali ini dari museum tersebut," tuturnya.
Sebelumnya, APSSI membuka lelang memorabilia untuk menggalang dana menghadapi pandemi Corona. Salah satu barang yang dilelang dalam penggalangan dana ini adalah memorabilia dari Indra Sjafri.
Memorabilia Indra Sjafri, yang dilelang kali ini adalah jaket Tim Nasional Indonesia. Jaket ini dikenakan Indra kala menakhodai Timnas U-19 di Grup G Kualifikasi Piala AFC U-19, kontra Korea Selatan. Pada laga yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (12/10) ini, Timnas Indonesia akhirnya menang dengan skor 3-2 dan lolos ke putaran final di Myanmar.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Saatnya Berkorban
Lebih lanjut, Indra mengaku bahwa barang-barang yang sudah dan akan didonasikan ini memiliki nilai historis baginya. Namun, pelatih asal Painan Sumatra Barat ini tak ragu sedikit pun mendonasikan barang-barang tersebut.
"Saya pikir, ini adalah opsi terbaik untuk membantu penanggulangan pandemi Corona. Mau ikut membantu di garis depan pun tak memungkinkan. Ya akhirnya, seperti inilah cara kami bisa membantu," papar Indra.
"Namun, saat bisa berkorban, saya akan berikan barang kesayangan saya. Memang, bagi saya, ini sangat berharga. Namun, ini tak seberharga nyawa-nyawa yang berjuang di luar sana. Saya harap sejarah yang saya ukir bersama jaket ini bisa memiliki nilai lebih," ia menambahkan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gong Oh Kyun Negatif Corona, Ketum PSSI Ingin Shin Tae-yong Jaga Kondisi
Tim Nasional 7 April 2020, 20:58
-
Lanjutkan Kampanye #GarudaMelawanCorona, PSSI Gelar Penggalangan Dana
Bola Indonesia 7 April 2020, 19:24
-
PSSI Masih Kaji Rencana Pangkas Gaji Pelatih Timnas Indonesia
Tim Nasional 6 April 2020, 18:26
LATEST UPDATE
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR