
Bola.net - Tanggal 26 Desember 1995 silam, sebuah peristiwa nahas menimpa Nurkiman. Pemain asal Surabaya yang kala itu membela Persebaya Surabaya tersebut sampai harus pensiun dari sepak bola. Dari pengalaman pahit itu, dia pun berpesan kepada para suporter Indonesia.
Peristiwa ini terjadi ketika Nurkiman bersama Persebaya bertanding melawan tuan rumah Persema Malang di Stadion Gajayana dalam kompetisi Perserikatan edisi terakhir sebelum digabung dengan Galatama. Laga yang dibalut rivalitas suporter Malang dan Surabaya itu berakhir imbang 1-1.
Sepertinya tidak ada peristiwa atau insiden berarti sepanjang pertandingan. Namun nahas setelah laga dalam perjalanan pulang dari stadion, bus yang membawa rombongan tim Persebaya, mendadak diserang oleh suporter.
Nurkiman duduk di pinggir atau dekat dengan kaca bus, ia bersebelahan dengan Mursyid Effendi. Seketika kaca di sampingnya pecah akibat terkena ketapel oleh oknum suporter tuan rumah.
"Setelah laga kami pulang dengan bus, tapi jalannya melambat karena di pinggir jalan banyak suporter Malang. Di tikungan dilempari batu, saya tengok ke kiri, kaca pecah diketapel, di sebelah kanan saya itu Mursyid," kenang Nurkiman dalam obrolan di kanal YouTube Omah Bal-Balan, belum lama ini.
"Busnya tidak ada kaca film, sehingga membuat mata kiri saya terkena serpihan kaca hingga cacat sampai sekarang," lanjut dia.
Pukulan yang Menyakitkan

Nurkiman lantas dilarikan ke Rumah Sakit dengan menggunakan ambulans. Dalam hatinya terus bertanya apakah masih bisa melanjutkan karier di sepak bola, karena mata kirinya mengalami cacat.
Itu jelas menjadi sebuah pukulan yang menyakitkan untuknya. Sebab, Nurkiman masih berusia 22 tahun saat kejadian itu menimpanya. Banyak kesempatan yang sebenarnya bisa ia dapatkan baik di level klubnya bersama Persebaya atau hingga ke jenjang Timnas Indonesia.
Hingga akhirnya dokter memvonis Nurkiman memang tidak bisa melanjutkan karier di sepak bola. Dirinya berjuang untuk sembuh dan mengaku masih sempat bermain meski hanya setengah musim, yang kemudian harus pensiun untuk selamanya dari lapangan hijau.
"Usia saya saat itu baru 22 tahun, susah, kacau hati saya mendengar kabar itu, bahwa saya tidak bisa lagi bermain bola. Nggak karu-karuan sepanjang perjalanan ambulans," tuturnya.
"Sampai sekarang di dalam mata kiri saya masih ada serpihan kacanya. Kata dokter kalau diambil bola mata bisa gembos. Saya masih sempat bermain tapi setengah kompetisi, karena memang pandangan terbatas," beber Nurkiman.
Berbesar Hati, Memaafkan, dan Berpesan

Setelah insiden di Malang saat itu, ia lebih banyak menjalani penyembuhan dan bekerja di lingkungan PDAM Kota Surabaya. Pekerjaan yang sudah ia jalani sebelum peristiwa nahas itu.
Nurkiman mengaku mencoba menjauh dari sepak bola, karena setiap melihat bola membuatnya teringat dan ingin kembali bermain lagi. Nurkiman dan keluarganya sempat bertemu dengan pelaku yang melempari bus dan membuatnya cacat.
Mereka bertemu di persidangan. Sebelumnya ia punya rasa marah, kecewa, dan penuh dendam seketika insiden itu terjadi. Bahkan keluarga besarnya mencoba terus mencari pelaku tindakan keji itu. Perlahan rasa itu luntur dan kebesaran hati Nurkiman membuatnya memaafkan pelaku.
"Sempat ketemu dengan pelaku, dipanggil di kejaksaan, karena setelah insiden itu malamnya sudah tertangkap polisi. Waktu pertama ya dendam, keluarga mau cari orang itu. Tapi percuma mata saya juga tidak kembali. Pas ketemu saya maafkan, anaknya masih kecil usia SMP kalau nggak salah," ungkap Nurkiman.
Saat ini atau 25 tahun sudah berlalu, Nurkiman punya kegiatan untuk mengisi hari-harinya selain bekerja di PDAM. Ia kembali di lapangan hijau sebagai pelatih usia muda. Namun sebuah pesan mendalam ia sampaikan kepada generasi muda khususnya para suporter atas peristiwa yang pernah menimpa dirinya.
"Pesan saya, boleh fanatik tapi jangan anarkis. Kalah menang dihargai, pemain sudah berjuang. Kemudian suporter hanya mendukung, selesai pertandingan ya sudah. Suporter sekarang lebih dewasa," pungkasnya.
Disadur dari: Bola.com/Vincentius Atmaja/Hendry Wibowo
Published: 3 Agustus 2021
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Liga 1 Masih Belum Pasti, Bek Persib Tetap Semangat Berlatih Mandiri
- PPKM Kembali Diperpanjang, Persebaya Ogah Liburkan Pemain
- Liga 1 2021 Belum Jelas, Pemain Persela Dituntut Tetap Serius Berlatih
- Aji Santoso Hadirkan Aura Kompetisi pada Latihan Persebaya
- Atlet Cantik Olimpiade 2020: Pernille Blume, Penyumbang Medali untuk Denmark dari Renang
- Atlet Cantik Olimpiade 2020: Charlotte Worthington dan Sensasi di Cabang BMX Freestyle
- Atlet Cantik Olimpiade 2020: Elina Svitolina, Petenis Putri Andalan Ukraina
- Atlet Cantik Olimpiade 2020: Angelina Melnikova, Menawan di Gelanggang Senam
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PPKM Bikin Persebaya Kesulitan Gelar Uji Coba
Bola Indonesia 3 Agustus 2021, 15:54
-
PPKM Kembali Diperpanjang, Persebaya Ogah Liburkan Pemain
Bola Indonesia 3 Agustus 2021, 14:07
-
Aji Santoso Hadirkan Aura Kompetisi pada Latihan Persebaya
Bola Indonesia 3 Agustus 2021, 01:20
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR