Bola.net - I Gede Widiade resmi mundur dari jabatannya selaku PT Pengelola Persebaya Indonesia. Menurutnya, ada empat hal utama yang menjadi alasan kenapa ia harus memilih kembali langkah yang sudah pernah dilakukannya jelang pembukaan Indonesia Premier League (IPL) lalu.
Alasan pertama adalah hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI lalu yang memutuskan Persebaya tidak bisa ikut dalam unifikasi liga musim depan. "Unifikasi itu mengumpulkan hal-hal yang dulu porak-poranda menjadi satu dan lebih baik lagi. Bukan memenangkan atau mengalahkan satu sama lain," ujar Gede dalam jumpa persnya di Rumah Makan Agis, Surabaya, Jumat (9/04).
Yang kedua menurutnya adalah ia tidak mendapatkan support dari segi finansial untuk musim ini. Baik dari konsorsium, manajemen PT Persebaya Indonesia atau pun dari para stake holder di Surabaya. "Saya keluarkan uang sendiri. CEO kan cuma jabatan, saya bukan pemilik. Tapi saya harus mengeluarkan uang sendiri," keluhnya.
"Pemkot Surabaya juga susah sekali untuk bantu kita. Kita tidak minta gratis kok, kita hanya ingin ada keringanan. Entah didiskon atau bayar mundur sewa stadion, tapi tetap saja tidak bisa. Padahal, ini demi kebanggaan warga Surabaya," sambungnya.
Bonekmania yang menurut Gede tidak total dalam membela Persebaya dijadikan alasan ketiga olehnya. "Teman-teman Bonek tidak optimal dalam mendukung kami. Suporter bukan datang dan nonton ke stadion saja, kami minta bantuan agar mereka mendesak Pemkot untuk bantu penggunaan Stadion Tambaksari saja mereka diam saja," katanya.
Sementara yang terakhir menurutnya adalah, tidak komitmennya pemegang saham yang ada di Persebaya terkait dana talangannya. "Saya keluarkan dana sejak Maret 2012 hingga April 2013 tidak ada komitmen atau itikad baik untuk menggantinya," tutupnya. (fjr/dzi)
Alasan pertama adalah hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI lalu yang memutuskan Persebaya tidak bisa ikut dalam unifikasi liga musim depan. "Unifikasi itu mengumpulkan hal-hal yang dulu porak-poranda menjadi satu dan lebih baik lagi. Bukan memenangkan atau mengalahkan satu sama lain," ujar Gede dalam jumpa persnya di Rumah Makan Agis, Surabaya, Jumat (9/04).
Yang kedua menurutnya adalah ia tidak mendapatkan support dari segi finansial untuk musim ini. Baik dari konsorsium, manajemen PT Persebaya Indonesia atau pun dari para stake holder di Surabaya. "Saya keluarkan uang sendiri. CEO kan cuma jabatan, saya bukan pemilik. Tapi saya harus mengeluarkan uang sendiri," keluhnya.
"Pemkot Surabaya juga susah sekali untuk bantu kita. Kita tidak minta gratis kok, kita hanya ingin ada keringanan. Entah didiskon atau bayar mundur sewa stadion, tapi tetap saja tidak bisa. Padahal, ini demi kebanggaan warga Surabaya," sambungnya.
Bonekmania yang menurut Gede tidak total dalam membela Persebaya dijadikan alasan ketiga olehnya. "Teman-teman Bonek tidak optimal dalam mendukung kami. Suporter bukan datang dan nonton ke stadion saja, kami minta bantuan agar mereka mendesak Pemkot untuk bantu penggunaan Stadion Tambaksari saja mereka diam saja," katanya.
Sementara yang terakhir menurutnya adalah, tidak komitmennya pemegang saham yang ada di Persebaya terkait dana talangannya. "Saya keluarkan dana sejak Maret 2012 hingga April 2013 tidak ada komitmen atau itikad baik untuk menggantinya," tutupnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Indonesia 5 April 2013, 21:53

-
Lagi, Gede Mundur Dari CEO Persebaya
Bola Indonesia 5 April 2013, 21:40
-
Petar Ingatkan Pemain Tidak Boleh Egois
Bola Indonesia 5 April 2013, 16:31
-
Cedera Syamsul Efek dari Gigi Yang Bermasalah
Bola Indonesia 5 April 2013, 16:15
-
Rahmat Mulai Menemukan Ketajamannya
Bola Indonesia 5 April 2013, 15:46
LATEST UPDATE
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52




















KOMENTAR