
Mereka melaporkan upaya yang selama ini sudah dilakukan untuk menyelesaikan kisruh sepakbola. Selain itu, mereka juga membeberkan dampak sanksi FIFA terhadap Asian Games 2018 di Indonesia.
RDP itu menghasilkan keputusan, yakni Komisi X meminta komite segera menemui Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
"Komisi X sangat berharap agar Komite Ad-Hoc bisa menjelaskan sejelas-jelasnya kepada Bapak Jokowi. Sebenarnya hari ini saya mendapat kabar bahwa beliau mau menemui saya, tapi sampai saat ini saya masih menunggu" ujar Ketua Komite, Agum Gumelar.
Mantan Menteri Perhubungan itu berharap, paparannya pada Komisi X juga bisa disampaikan ke Jokowi. "Ini semua semata-mata demi nasib sepakbola di Asian Games mendatang," ungkap Agum.
Hingga saat ini, wakil dari pemerintah memang belum bergabung dengan komite. Itu dikarenakan pihak pemerintah menunggu intruksi dari Jokowi. Menurut Agum, hal itu membuat FIFA enggan mencabut sanksi untuk Indonesia. Sanksi tersebut tentu akan berdampak terhadap penyelenggaraan Asian Games di tanah air.
"Kalau sepakbola tidak ada di Asian Games, tentu sangat sulit untuk menggelar Asian Games di Indonesia. Tentu itu sangat tidak bagus karena suksesnya Asian Games suksesnya Bangsa Indonesia," pungkasnya. [initial]
Baca Ini Juga:
- Indonesia Tak Masuk Agenda Kongres FIFA
- Menghadap AFC dan FIFA, Hari Ini Tim Ad-Hoc Terbang ke Malaysia
- Belum Dapat Perintah dari Presiden, Pemerintah Enggan Gabung Komite Ad-Hoc
- La Nyalla Belum Sepenuhnya Satu Visi dengan Imam Nahrawi
- La Nyalla: KLB Untuk Apa?
- Agum Gumelar Kembali Undang Pemerintah di Rapat Komite Ad Hoc
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agum Gumelar Sebut KLB Boleh Dilakukan, Ini Syaratnya
Bola Indonesia 22 Februari 2016, 22:45
-
Ini Hasil Pertemuan Komite Ad-Hoc dan Komisi X
Bola Indonesia 22 Februari 2016, 22:38
-
Menghadap AFC dan FIFA, Hari Ini Tim Ad-Hoc Terbang ke Malaysia
Bola Indonesia 16 Februari 2016, 06:51
-
Belum Dapat Perintah dari Presiden, Pemerintah Enggan Gabung Komite Ad-Hoc
Bola Indonesia 12 Februari 2016, 20:55
-
Dua Cara Selamatkan Sepakbola Indonesia Versi PSSI
Bola Indonesia 11 Februari 2016, 15:42
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR