Bola.net - - Kepala Staff Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto tak mau mengungkap sosok yang bakal mengisi posisi pelatih Timnas U-19 mengganti Bima Sakti. Namun, Iwan hanya mau bicara kriteria yang harus dipenuhi sang calon pelatih.
Menurut pria yang karib disapa IB ini, sosok pelatih yang bakal menangani Timnas U-19 harus benar-benar fokus dalam menjalankan tugasnya. Pasalnya, melatih Timnas U-19 tidak bisa disambi.
"Kami mencari seseorang yang harus fokus pada Timnas U-19. Ini hal yang paling utama," ujar IB, pada Bola.net.
IB menyebut alasan mengapa sosok pelatih Timnas U-19 ke depan harus fokus dengan tugasnya menangani Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan. Hal ini tak lepas dari beratnya pekerjaan yang harus dijalani dalam melatih Timnas U-19.
"Kalau sepakbola Indonesia berada di top level, tak ada masalah (jika harus merangkap). Namun, ketika sepakbola Indonesia belum top level dan prestasi tidak bisa maksimal," tutur pria berusia 44 tahun tersebut.
PSSI telah mengumumkan bahwa Bima Sakti resmi tak lagi ditugaskan menakhodai Timnas U-19. Sosok legenda hidup Timnas Indonesia ini dikembalikan ke tugas awalnya sebagai Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-23.
Menurut IB, hal tersebut tak lepas dari kian dekatnya Asian Games yang bakal segera dihelat. Walhasil, Timnas U-23 harus segera tancap gas mematangkan persiapan mereka terjun pada ajang ini.
IB menampik tengara bahwa Timnas U-19 bakal kembali akan dilatih oleh Indra Sjafri seperti yang banyak disuarakan oleh publik. "Sekarang, kami masih fokus mempersiapkan Timnas U-23. Setelah itu, baru kami akan mencari siapa pelatih untuk Timnas U-19," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Kriteria PSSI Bagi Sosok Pelatih Timnas U-19
Bola Indonesia 12 April 2018, 20:19
-
Exco Setujui Pengajuan Cuti Edy Rahmayadi, Jokdri Jadi Plt Ketum PSSI
Bola Indonesia 18 Februari 2018, 15:51
-
Diperiksa KPK, Ini Kata CEO Arema FC
Bola Indonesia 11 Oktober 2017, 21:15
-
Sekjen PSSI Yang Baru Segera Diputuskan
Bola Indonesia 5 Juli 2017, 20:01
-
Regulasi U-23 Dinilai Berdampak Positif
Bola Indonesia 5 Juli 2017, 18:02
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR