
Bola.net - Liga 1 2022/2023 sudah berhenti lebih dari sebulan. Kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia itu vakum pasca-tragedi Kanjuruhan 1 Oktober lalu.
Akan tetapi, situasi itu tidak mengurangi semangat pemain asing Persebaya Surabaya, Sho Yamamoto. Winger asal Jepang tersebut tetap berlatih keras demi memastikan kondisinya terus terjaga.
"Kami terus bekerja keras, jadi tidak terlalu down, tapi ini berbeda dengan kompetisi dan latihan," kata Sho Yamamoto kepada Bola.net.
Tak hanya berlatih secara rutin dengan tim di lapangan, mantan pemain FK Spartak Subotica tersebut juga menambah porsi latihan secara mandiri di pusat kebugaran untuk menjaga kondisi.
"Tidak hanya saya yang melakukannya. Saya pikir hampir semua pemain melakukan seperti ini (fitness)," imbuh winger 25 tahun tersebut.
Lantas, apa yang membuat Sho Yamamoto tetap semangat berlatih? Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Hasil Bagus

Ada motivasi khusus yang membuat Sho Yamamoto dan rekan setimnya berlatih keras. Dia ingin Persebaya bisa meraih hasil bagus jika kompetisi berjalan.
"Situasi ini agak sulit karena tidak tahu kapan akan mulai, tetapi ketika memulai kembali pertandingan, kami ingin mengambil hasil yang baik," jelas Sho Yamamoto.
"Ini adalah motivasi kami," tegas pemain yang sudah menyumbang 4 gol dan 1 assist untuk Persebaya di Liga 1 tersebut.
Harapan Sho Yamamoto

Sudah lebih dari sebulan liga dihentikan tanpa ada kejelasan. Sho Yamamoto sangat berharap kompetisi bisa benar-benar bergulir
"Sudah lama kami menunggu untuk memulai kompetisi lagi, jadi kami berharap ada keputusan sesegera mungkin," tandas Sho Yamamoto.
Pemain kelahiran Kasukabe, Saitama itu sebenarnya sudah pernah mengalami penghentian kompetisi akibat pandemi Covid-19. Akan tetapi, untuk alasan tragedi, ini baru yang pertama.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Persib Bandung tak Sepakat Jika Liga 1 Dilanjutkan dengan Format Bubble
- Pesan Umuh Muchtar Soal KLB PSSI: Exco Harus Bersih, PT LIB Ganti Semua
- Hasil Autopsi Dua Korban Tragedi Kanjuruhan Paling Lambat Dua Bulan Lagi
- Evan Dimas dan Marselino Ferdinan: Duet Regista dan Fantasista dari Kompetisi Persebaya
- Hanya Ada 8 Stadion yang Layak Gelar Pertandingan di Indonesia, Mana Saja?
- Jasad Dua Putrinya Diautopsi, Ini Ungkapan Hati Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kelanjutan Liga 1 Belum Jelas, Ini Kesulitan yang Dihadapi Persebaya
Bola Indonesia 7 November 2022, 23:26
-
Ini Motivasi Sho Yamamoto Tetap Berlatih Keras di Tengah Penghentian Liga 1
Bola Indonesia 7 November 2022, 14:57
LATEST UPDATE
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR