
Bola.net - Bima Sakti angkat bicara soal strategi yang dijalankan Tim Pelatih Timnas U-16 kala menggelar pemusatan latihan (TC) pada masa pandemi. Pelatih Timnas U-16 ini menyebut ada sejumlah hal yang dilakukan untuk meminimalisir timnya terpapar virus Corona.
Menurut Bima, proses TC yang dijalani timnya berlangsung dalam pengawasan ketat tim dokter. Tim dokter memastikan protokol kesehatan, yang sudah disusun, bisa dilaksanakan dengan ketat.
"TC kali ini agak berbeda. Protokol kesehatan harus kita jalankan dengan disiplin," ucap Bima, Sabtu (11/07).
Menurut Bima, protokol kesehatan dimulai dari hotel. Setiap pagi dan sore, kamar yang ditempati para penggawa Timnas U-16 ini disemprot disinfektan. Demikian pula di bus, yang membawa mereka ke tempat latihan.
"Kemudian di ruang ganti stadion, juga ada penyemprotan disinfektan," tuturnya.
Timnas U-16 sendiri saat ini menggelar pemusatan latihan secara new normal. Mereka menjalani TC di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, sejak Senin (06/07). TC ini dijadwalkan bakal berlangsung sampai Rabu (29/07).
TC ini digelar sebagai bentuk persiapan Timnas U-17 menyongsong Piala AFC U-16 2020, yang akan dihelat di Bahrain pada 25 November - 12 Desember mendatang. Pada ajang ini, Indonesia tergabung di grup D, bersama Arab Saudi, China, dan Jepang.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Wajib Gunakan Masker
Selain disinfektan, ada lagi hal yang diandalkan Timnas U-16 untuk meminimalisir risiko persebaran virus Corona. Hal tersebut, menurut Bima, adalah penggunaan masker.
Bima menyebut bahwa anak asuhnya selalu diwajibkan mengenakan masker. Masker hanya dilepas ketika mereka mulai berlatih.
"Sementara, bagi tim pelatih, masker terus dipakai. Masker hanya diturunkan ke dagu ketika mereka memberi instruksi dan berlari," ucap Bima.
Bima mengaku bahwa timnya tak perlu risau soal masker. Pasalnya, dalam sehari, tim medis selalu membagikan masker dalam jumlah yang lebih dari cukup bagi para pemain dan ofisial.
"Jadi mereka bisa berganti-ganti masker. Nggak hanya pakai itu saja," katanya.
Jaga dengan Hand Sanitizer
Tak hanya masker, para penggawa Timnas U-16 Indonesia juga menjaga diri dengan penggunaan hand sanitizer. Dalam pergantian sesi latihan, mereka harus membasuh tangan dengan hand sanitizer.
"Selain itu, kita juga sudah sediakan khusus hand sanitizer untuk masing-masing pemain. Semua pemain dan ofisial punya," kata Bima.
"Hand sanitizer ini wajib selalu dibawa di tas. Jika habis, kita tinggal minta ke tim dokter," imbuhnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Patuhi Protokol Kesehatan, Penggawa Timnas U-16 Tak Bisa Salat Berjemaah
Tim Nasional 11 Juli 2020, 20:15
-
Tepis Rasa Jenuh, Timnas U-16 Gelar Turnamen Video Game
Tim Nasional 11 Juli 2020, 17:18
-
Ini Protokol Kesehatan Timnas Indonesia U-16 Kala Melakoni TC
Bola Indonesia 11 Juli 2020, 16:37
-
Bima Sakti Butuh Pemain Bermental Baja untuk Piala AFC U-16 2020
Tim Nasional 9 Juli 2020, 13:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

















KOMENTAR