Bola.net - - Sebuah saran disampaikan manajemen Arema Cronus pada calon operator kompetisi mendatang. Manajemen klub berlogo singa mengepal tersebut berharap operator kompetisi mendatang bisa melakukan studi banding ke Brasil.
"Saran kami, siapapun nanti yang jadi operator kompetisi, agar studi banding ke Brasil," ujar General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo.
"Kondisi geografis Brasil dan Indonesia hampir sama," sambungnya.
Menurut Ruddy, dengan melakukan studi banding ke Brasil, operator kompetisi mendatang bisa mendapat banyak masukan dalam menyusun regulasi dan standarisasi yang digunakan dalam kompetisi. Ia menilai, operator bakal kesulitan jika saklek menggunakan aturan seperti yang ada sekarang.
"Memang ini sesuai dengan aturan FIFA. Namun, kondisi geografis kita dengan FIFA, yang merujuk ke Eropa kan sangat berbeda," tuturnya.
Lebih lanjut, Ruddy berharap, ke depannya, operator kompetisi juga benar-benar mensortir peserta kompetisi level teratas. Menurutnya, ada sejumlah parameter yang harus diperhatikan dalam menyortir peserta.
"Ada syarat jarak, lapangan dan kondisi stadion yang harus dipenuhi. Ini agar level tertinggi hanya ditempati klub-klub yang bonafit," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Playmaker Arema Cronus Gabung Klub Eks Pelatih Arema Indonesia
Bola Indonesia 16 November 2016, 17:21
-
Ini Saran Arema Cronus Pada Operator Kompetisi Mendatang
Bola Indonesia 16 November 2016, 15:09
-
Dua Kali Gagal di Papua, Arema Cronus Akui Masalah Mental
Bola Indonesia 15 November 2016, 20:43
-
Target Poin Meleset, Ini Kata Manajemen Arema Cronus
Bola Indonesia 15 November 2016, 20:32
-
Usai dari Serui, Arema Cronus Langsung ke Barito Putera
Bola Indonesia 14 November 2016, 19:47
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR