Persebaya mengeluhkan kondisi keuangan mereka yang besar pasak dari pada tiang. Mereka terus mengucurkan uang untuk gaji pemain. Sedangkan pengeluaran dari penjualan tiket pertandingan dan sponsor sama sekali tak didapat.
"Prospek bisnis mati, atau menunggu ajal. Membikin turnamen akan semakin menguras dompet," terang sekretaris tim Persebaya, Rahmad Sumanjaya. Hal ini belum termasuk izin dari pihak keamanan yang sangat sukar untuk didapat.
Persebaya dikabarkan mendapat undangan dari Arema Cronus untuk sebuah turnamen segitiga. Selain Persebaya, tim lain yang diundang oleh manajemen Singo Edan adalah Laga FC, tim peserta Divisi Utama. (faw/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Persebaya Terima 25 Persen Gaji
Bola Indonesia 23 Mei 2015, 14:43
-
Persebaya Tak Rombak Tim Untuk Musim Depan
Bola Indonesia 23 Mei 2015, 14:40
-
Inilah Alasan Persebaya Enggan Bikin Turnamen
Bola Indonesia 23 Mei 2015, 14:35
-
Persela Diliburkan Tanpa Batas Waktu
Bola Indonesia 22 Mei 2015, 17:17
-
Persebaya Kompak dengan Persebaya 1927
Bola Indonesia 22 Mei 2015, 17:07
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32





















KOMENTAR