Bertanding di Stadion Sultan Agung, Persebaya yang ingin membalas kekalahan di putaran pertama lalu tampil menyerang sejak menit awal. Meski tanpa diperkuat Andik Vermansyah, mereka berusaha mendobrak ketatnya pertahanan tim tuan rumah.
Hanya saja penyelesaian akhir mereka masih belum sempurna. Seperti yang terjadi di menit ke-11. Karena kurang tenang, Fernando Soler yang mendapatkan peluang gagal memanfaatkannya. Tendangannya masih melambung di atas mistar.
Tim tuan rumah perlahan bergantian mendominasi jalannya laga. Enam menit berselang dari peluang Soler tadi mereka mendapatkan kesempatan.
Berawal dari usaha Busari yang menyerobot bola dari pemain Persebaya, Slamet Nur Cahyo mendapatkan umpan matang dan tinggal berdiri bebas dengan kiper Endra Prasetya. Namun kiper Timnas itu masih bisa menyelamatkan gawangnya dengan menepis bola tendangan rekannya di timnas tersebut.
Endra kembali melakukan penyelamatan gemilang di menit ke-27. Lagi-lagi tendangan Slamet yang berawal dari umpan Busari mampu ia mentahkan.
Selepas itu, kedua tim tampil sama-sama menyerang. Namun skor kacamata menutup jalannya babak pertama karena dua peluang melalui set piece dari masing-masing tim sama-sama tak berbuah hasil. Tendangan Soler di menit ke-44 dan eksekusi Eduardo Bizzaro belum bisa mengarah ke gawang.
Di awal babak kedua, Persiba memasukkan gelandang Kim Yong Han dan menarik bek, M Taufik. Persiba terlihat ingin bermain lebih menyerang. Dan, cukup efektif mereka setidaknya mendominasi jalannya 10 menit awal babak ini.
Di menit ke-56, pemain Persebaya melakukan protes keras kepada wasit karena menganggap Wahyu Wiji Astanto handsball di kotak terlarang. Akan tetapi, wasit M Syafei dari Bandung tak menunjuk titik putih. Protes tim tamu tak dihiraukan dan laga pun dilanjutkan kembali.
Usai aksi protes mereka tersebut tak ditanggapi wasit, Persebaya malah berbalik menyerang. Memasuki menit 60-an tercatat ada tiga peluang yang mereka dapatkan melalui Mat Halil, Soler dan Fery Ariawan. Namun, hasilnya tetap nihil dan tak mengubah papan skor.
Tak mau terus tertekan, M.Basri kembali melakukan rotasi. Kali ini ia memasukkan Johan Manaji untuk menggantikan Slamet Nur Cahyo di menit ke-72.
Sedangkan Persebaya terpaksa kehilangan Erol Iba karena cedera. Pelatih Divaldo Alves yang ingin memburu gol kemudian memasukkan penyerang, Rian Wahyu. Mat Halil pun terpaksa turun mengisi posisi Erol.
Laga tampaknya bakal berkesudahan tanpa gol meski injury time 4 menit diberikan. Tapi sebuah crossing dari Taufiq sukses ditanduk Fernando Soler di menit akhir dari injury time itu. Persebaya pun menang dramatis 1-0 dan pulang memetik tiga angka.
Kemenangan ini membuat Persebaya menduduki peringkat lima klasemen sementara Indonesia Premier League (IPL). Sementara Persiba harus turun ke posisi tujuh.
Susunan Pemain:
Persiba Bantul :
Andi Setiawan, Wahyu Wiji Astanto, Eduardo Bizzaro, M Taufik (Kim Yong Han, 46'), Anwarudin, Nopendi, Arwin, Slamet Nurcahyo (Johan Manaji, 72'), Busari, Ugiek Sugiyanto, Riyanto (Xyz Roeroe, 84')
Persebaya :
Endra Prasetya, Yusuf Hamzah, Otavio Dutra, Rivelino Ardiles, Erol Iba (Rian Wahyu, 72'), Jusmadi, Taufiq, Mario Karlovic (Walter Brizuela, 82'), Feri Ariawan, Fernando Soler, Mat Halil (fjr/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah, Persiba Tak Mau Cari Kambing Hitam
Bola Indonesia 16 Juni 2012, 21:34
-
"Kemenangan Ini Kado HUT Persebaya"
Bola Indonesia 16 Juni 2012, 21:24
-
IPL Review: Soler Balaskan Dendam Persebaya
Bola Indonesia 16 Juni 2012, 19:25
-
Gaji Tak Kunjung Cair, Persema Ancam Mogok
Bola Indonesia 16 Juni 2012, 14:30
-
Cedera Dua Pemain PSM Asal Bali Mulai Membaik
Bola Indonesia 15 Juni 2012, 21:37
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR