
Bola.net - Persela Lamongan berhasil memenuhi ambisi untuk meraih poin penuh di laga kandang melawan Mitra Kukar. Meski sempat tertinggal, Persela berhasil membalikkan kedudukan dan mengakhiri pertandingan dengan skor 2-1.
Bermain di kandang sendiri, Persela benar-benar tampil dominan sepanjang babak pertama. Gustavo Lopez yang menjadi jenderal lapangan tengah memainkan perannya dengan sangat baik.
Baru tiga menit pertandingan berjalan, Persela sudah memberi salam pembuka untuk tim tamu Mitra Kukar. Beruntung sontekan Irsyad Aras masih tidak menemui sasaran.
Tekanan terus diberikan oleh Persela Lamongan. Duet Gustavo Lopez dan Inkyun Oh benar-benar membuat lini tengah Persela terlihat superior. Pergerakan dan visi permainan keduanya menjadi momok bagi pertahanan Mitra Kukar.
Mitra Kukar yang mengandalkan kecepatan dua sayapnya, Arif Suyono dan Zulham Zamrun lebih sering mengandalkan serangan balik. Upaya tersebut hampir saja membuahkan hasil andai tendangan voli Ahmad Busthomi tidak di tepis dengan sempurna oleh Khoirul Huda.
Persela mendapatkan peluang terbaiknya pada menit 26 saat tendangan Irsyad Aras sambil membalikkan badan dari dalam kotak penalti masih mengarah tepat ke pelukan Hendro Kartiko.
Meski mendominasi permainan, Persela tidak mampu memaksimalkan setiap peluang menjadi gol. Dan skor pada babak pertama tetap imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, baik Persela maupun Mitra Kukar masih tetap mengandalkan pemain yang sama seperti babak kedua. Namun kali ini Mitra Kukar lebih berani mengambil inisiatif serangan.
Sebuah kesalahan pemain belakang Persela pada menit 66 ketika bermaksud memotong umpan yang mengarah ke Zulham Zamrun berakibat fatal. Zulham mampu memaksimalkan kesalahan tersebut dengan sebuah tendangan mendatar yang mengecoh Khoirul Huda.
Terkejut dengan gol tersebut, Persela langsung bereaksi dengan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, tepat 5 menit setelah gol Mitra Kukar, Zaenal Arifin mampu menyamakan kedudukan setelah memaksimalkan umpan Gustavo Lopez dari sisi kanan pertahanan Mitra Kukar.
Mitra Kukar yang setelah gol Zaenal Arifin lebih memilih untuk bermain bertahan harus menerima akibatnya pada menit 83. Terus di gempur oleh Persela, Mario Costas mampu memaksimalkan umpan lambung dari sisi kiri pertahanan Mitra Kukar lewat sebuah diving header yang tak mampu dihalau Hendro Kartiko.
Dan gol dari Mario Costas tersebut menjadi gol terakhir yang tercipta pada laga di Stadion Surajaya Lamongan. Skor 2-1 pun bertahan hingga pertandingan usai.
Dengan hasil tersebut, Persela Lamongan berhasil merangsek naik ke peringkat tiga klasemen sementara menggeser Persija Jakarta dengan raihan 39 poin dari 25 pertandingan. Sementara Mitra Kukar tetap tertahan di peringkat 8 dengan 31 poin.
Susunan Pemain
Persela Lamongan: Khoirul Huda; Suroso, Park Chul Young, Taufik Kasrun, Faturrahman; Gustavo Lopez (C), Sukadana, Irsyad Aras, Jimi Suparno; Mario Costas, Inkyun Oh
Mitra Kukar: Hendro Kartiko; Hamka Hamzah, Seiji Kaneko, Ardan Aras, Abdul GamaL, Isnan Ali; Achmad Bustomi, Dirga Lasut, Arif Suyono, Zulham Zamrun; Jajang Mulyana (bola/dzi)
Bermain di kandang sendiri, Persela benar-benar tampil dominan sepanjang babak pertama. Gustavo Lopez yang menjadi jenderal lapangan tengah memainkan perannya dengan sangat baik.
Baru tiga menit pertandingan berjalan, Persela sudah memberi salam pembuka untuk tim tamu Mitra Kukar. Beruntung sontekan Irsyad Aras masih tidak menemui sasaran.
Tekanan terus diberikan oleh Persela Lamongan. Duet Gustavo Lopez dan Inkyun Oh benar-benar membuat lini tengah Persela terlihat superior. Pergerakan dan visi permainan keduanya menjadi momok bagi pertahanan Mitra Kukar.
Mitra Kukar yang mengandalkan kecepatan dua sayapnya, Arif Suyono dan Zulham Zamrun lebih sering mengandalkan serangan balik. Upaya tersebut hampir saja membuahkan hasil andai tendangan voli Ahmad Busthomi tidak di tepis dengan sempurna oleh Khoirul Huda.
Persela mendapatkan peluang terbaiknya pada menit 26 saat tendangan Irsyad Aras sambil membalikkan badan dari dalam kotak penalti masih mengarah tepat ke pelukan Hendro Kartiko.
Meski mendominasi permainan, Persela tidak mampu memaksimalkan setiap peluang menjadi gol. Dan skor pada babak pertama tetap imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, baik Persela maupun Mitra Kukar masih tetap mengandalkan pemain yang sama seperti babak kedua. Namun kali ini Mitra Kukar lebih berani mengambil inisiatif serangan.
Sebuah kesalahan pemain belakang Persela pada menit 66 ketika bermaksud memotong umpan yang mengarah ke Zulham Zamrun berakibat fatal. Zulham mampu memaksimalkan kesalahan tersebut dengan sebuah tendangan mendatar yang mengecoh Khoirul Huda.
Terkejut dengan gol tersebut, Persela langsung bereaksi dengan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, tepat 5 menit setelah gol Mitra Kukar, Zaenal Arifin mampu menyamakan kedudukan setelah memaksimalkan umpan Gustavo Lopez dari sisi kanan pertahanan Mitra Kukar.
Mitra Kukar yang setelah gol Zaenal Arifin lebih memilih untuk bermain bertahan harus menerima akibatnya pada menit 83. Terus di gempur oleh Persela, Mario Costas mampu memaksimalkan umpan lambung dari sisi kiri pertahanan Mitra Kukar lewat sebuah diving header yang tak mampu dihalau Hendro Kartiko.
Dan gol dari Mario Costas tersebut menjadi gol terakhir yang tercipta pada laga di Stadion Surajaya Lamongan. Skor 2-1 pun bertahan hingga pertandingan usai.
Dengan hasil tersebut, Persela Lamongan berhasil merangsek naik ke peringkat tiga klasemen sementara menggeser Persija Jakarta dengan raihan 39 poin dari 25 pertandingan. Sementara Mitra Kukar tetap tertahan di peringkat 8 dengan 31 poin.
Susunan Pemain
Persela Lamongan: Khoirul Huda; Suroso, Park Chul Young, Taufik Kasrun, Faturrahman; Gustavo Lopez (C), Sukadana, Irsyad Aras, Jimi Suparno; Mario Costas, Inkyun Oh
Mitra Kukar: Hendro Kartiko; Hamka Hamzah, Seiji Kaneko, Ardan Aras, Abdul GamaL, Isnan Ali; Achmad Bustomi, Dirga Lasut, Arif Suyono, Zulham Zamrun; Jajang Mulyana (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lagi, Oknum Panpel Picu Kerusuhan ISL
Bola Indonesia 11 Mei 2012, 20:00
-
Miro: Ini Tiga Poin Yang Berat
Bola Indonesia 11 Mei 2012, 19:00
-
ISL Review: Menang, Persela Lamongan Masuk Tiga Besar
Bola Indonesia 11 Mei 2012, 17:33
-
Skuad Emas Niac Mitra 87 Bereuni di Rumah Al Hadad
Bolatainment 6 Mei 2012, 13:00
-
Blitz Tarigan: Penampilan Budi Menggembirakan
Bola Indonesia 6 Mei 2012, 10:30
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR