
Bola.net - Kerusuhan yang dipicu pemukulan pemain yang dilakukan official pertandingan kembali mewarnai Indonesia Super League (ISL). Kali ini, kerusuhan seperti itu terjadi pada laga Persela Lamongan saat menjamu Mitra Kukar di Surajaya Lamongan, Jumat (11/5) sore tadi.
Kerusuhan ini berawal dari protes salah satu official Mitra Kukar kepada hakim garis pada saat laga memasuki 2 menit injury time babak kedua. Mantan pemain Persela yang kini membela tim tamu, Zulham Zamrun ikut mendatangi hakim garis tersebut dan bermaksud untuk protes.
Belum sampai Zulham ke hakim garis, ia sudah ditarik dua pria yang diduga oknum dari panitia pelaksana (panpel) official pertandingan. Bukan hanya menariknya dengan penuh emosi saja, kedua pria itu terlihat ingin memukul pemain yang juga mencetak gol di laga tersebut.
Ulah kedua orang tadi membuat kapten Mitra Kukar, Hamka Hamzah dan beberapa pemain Naga Mekes yang ada di bangku cadangan mengejar keduanya. Apalagi mereka dalam kondisi tertinggal 1-2 dan gagal memetik kemenangan meski sempat unggul terlebih dahulu.
Rusuh kian bertambah karena LA Mania yang berada di tribun VIP ikut-ikutan dengan melempari botol. Namun, perkelahian antara pemain dan official urung terjadi karena pihak kepolisian dengan sigap mengamankannya. Kedua oknum panpel tadi langsung diamankan.
Setelah emosi terlihat mereda, pengawas pertandingan meminta pemain dari kedua tim guna memasuki lapangan dengan tertib untuk melanjutkan dua menit tambahan waktu yang tersisa. Ajakan itu disambut teriakan oleh pemain Mitra Kukar. "Tertib apanya? Official kok mukul pemain," sahut striker Jajang Mulyana dengan nada tinggi.
"Kalau memang dia tadi panpel, mana tanda pengenalnya. Kok bisa seenaknya masuk lapangan mukul pemain," teriak Hamka.
Pertandingan pun tidak dilanjutkan kembali karena pelatih Steffan Hansson menolak untuk meneruskan sisa satu setengah menit tersebut. "For what? The game is over," tegasnya.
Berikut beberapa foto yang menggambarkan panasnya duel Persela Lamongan vs Mitra Kukar.
Kerusuhan ini berawal dari protes salah satu official Mitra Kukar kepada hakim garis pada saat laga memasuki 2 menit injury time babak kedua. Mantan pemain Persela yang kini membela tim tamu, Zulham Zamrun ikut mendatangi hakim garis tersebut dan bermaksud untuk protes.
Belum sampai Zulham ke hakim garis, ia sudah ditarik dua pria yang diduga oknum dari panitia pelaksana (panpel) official pertandingan. Bukan hanya menariknya dengan penuh emosi saja, kedua pria itu terlihat ingin memukul pemain yang juga mencetak gol di laga tersebut.
Ulah kedua orang tadi membuat kapten Mitra Kukar, Hamka Hamzah dan beberapa pemain Naga Mekes yang ada di bangku cadangan mengejar keduanya. Apalagi mereka dalam kondisi tertinggal 1-2 dan gagal memetik kemenangan meski sempat unggul terlebih dahulu.
Rusuh kian bertambah karena LA Mania yang berada di tribun VIP ikut-ikutan dengan melempari botol. Namun, perkelahian antara pemain dan official urung terjadi karena pihak kepolisian dengan sigap mengamankannya. Kedua oknum panpel tadi langsung diamankan.
Setelah emosi terlihat mereda, pengawas pertandingan meminta pemain dari kedua tim guna memasuki lapangan dengan tertib untuk melanjutkan dua menit tambahan waktu yang tersisa. Ajakan itu disambut teriakan oleh pemain Mitra Kukar. "Tertib apanya? Official kok mukul pemain," sahut striker Jajang Mulyana dengan nada tinggi.
"Kalau memang dia tadi panpel, mana tanda pengenalnya. Kok bisa seenaknya masuk lapangan mukul pemain," teriak Hamka.
Pertandingan pun tidak dilanjutkan kembali karena pelatih Steffan Hansson menolak untuk meneruskan sisa satu setengah menit tersebut. "For what? The game is over," tegasnya.
Berikut beberapa foto yang menggambarkan panasnya duel Persela Lamongan vs Mitra Kukar.

Official pertandingan ikut menjadi sasaran protes

Suasana di pinggir lapangan ketika pemain Mitra Kukar protes (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lagi, Oknum Panpel Picu Kerusuhan ISL
Bola Indonesia 11 Mei 2012, 20:00
-
Catatan Buruk Ulah Joe "Shark" Jordan
Editorial 18 Februari 2011, 00:21
LATEST UPDATE
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
-
Mantap! Como Segera Datangkan Mantan Bek Manchester United
Liga Italia 23 Agustus 2026, 18:30
-
Absen Lawan Hull City, Seberapa Parah Cedera Amad Diallo?
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 18:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR