
Kerusuhan ini berawal dari protes salah satu official Mitra Kukar kepada hakim garis pada saat laga memasuki 2 menit injury time babak kedua. Mantan pemain Persela yang kini membela tim tamu, Zulham Zamrun ikut mendatangi hakim garis tersebut dan bermaksud untuk protes.
Belum sampai Zulham ke hakim garis, ia sudah ditarik dua pria yang diduga oknum dari panitia pelaksana (panpel) official pertandingan. Bukan hanya menariknya dengan penuh emosi saja, kedua pria itu terlihat ingin memukul pemain yang juga mencetak gol di laga tersebut.
Ulah kedua orang tadi membuat kapten Mitra Kukar, Hamka Hamzah dan beberapa pemain Naga Mekes yang ada di bangku cadangan mengejar keduanya. Apalagi mereka dalam kondisi tertinggal 1-2 dan gagal memetik kemenangan meski sempat unggul terlebih dahulu.
Rusuh kian bertambah karena LA Mania yang berada di tribun VIP ikut-ikutan dengan melempari botol. Namun, perkelahian antara pemain dan official urung terjadi karena pihak kepolisian dengan sigap mengamankannya. Kedua oknum panpel tadi langsung diamankan.
Setelah emosi terlihat mereda, pengawas pertandingan meminta pemain dari kedua tim guna memasuki lapangan dengan tertib untuk melanjutkan dua menit tambahan waktu yang tersisa. Ajakan itu disambut teriakan oleh pemain Mitra Kukar. "Tertib apanya? Official kok mukul pemain," sahut striker Jajang Mulyana dengan nada tinggi.
"Kalau memang dia tadi panpel, mana tanda pengenalnya. Kok bisa seenaknya masuk lapangan mukul pemain," teriak Hamka.
Pertandingan pun tidak dilanjutkan kembali karena pelatih Steffan Hansson menolak untuk meneruskan sisa satu setengah menit tersebut. "For what? The game is over," tegasnya.
Berikut beberapa foto yang menggambarkan panasnya duel Persela Lamongan vs Mitra Kukar.

Official pertandingan ikut menjadi sasaran protes

Suasana di pinggir lapangan ketika pemain Mitra Kukar protes (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lagi, Oknum Panpel Picu Kerusuhan ISL
Bola Indonesia 11 Mei 2012, 20:00
-
Catatan Buruk Ulah Joe "Shark" Jordan
Editorial 18 Februari 2011, 00:21
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR