Menurut Ismed, pelatih lokal sangat cocok melatih skuat Garuda dalam kondisi seperti ini. Seperti diketahui, Indonesia baru saja terlepas dari sanksi FIFA.
"Menurut saya mendingan pelatih timnas dari lokal saja karena untuk saat ini sepakbola kita sedang masa transisi. Kualitas pelatih lokal juga tidak kalah dengan pelatih luar negeri," ujar Ismed saat dihubungi , Rabu (18/5).
Namun, bek 36 tahun itu enggan menyodorkan siapa sosok yang tepat untuk melatih timnas. Yang terpenting bagi Ismed, pelatih tersebut harus tahu karakter sepakbola Indonesia.
"Kalau masalah nama pelatih, saya tidak bisa rekomendasi. Yang jelas saya sangat setuju pelatih lokal," tutur Ismed.
Indonesia sendiri terlepas dari sanksi FIFA setelah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengeluarkan Surat Keputusan (SK) No. 14 Tahun 2016. SK tersebut berisi mengenai pencabutan pembekuan terhadap PSSI. (fit/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kembali Dari Mati Suri, PSSI Wajib Berbenah
Bola Indonesia 18 Mei 2016, 15:53
-
Ismed Sofyan Dukung Pelatih Asli Indonesia Arsiteki Timnas
Bola Indonesia 18 Mei 2016, 11:01
-
Meski Alami Banyak Kerugian, PSSI Enggan Gugat Pemerintah
Bola Indonesia 16 Mei 2016, 19:10
-
PSSI Aktif Kembali, FIFA Minta Lima Permintaan
Bola Indonesia 16 Mei 2016, 15:48
LATEST UPDATE
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR