Bola.net - - Pelatih Persebaya Surabaya, Iwan Setiawan mengaku sudah mengetahui gaya permainan Madiun Putra meski timnya belum pernah secara bersua langsung. Iwan juga mengaku sudah kenal dengan pelatih Madiun Putera, Sartono Anwar.
Menurut Iwan, dirinya bisa mengetahui kekuatan Madiun Putra karena saat ini klub berjuluk Blue Force tersebut diarsiteki oleh Sartono Anwar yang kerap berhadapan dengan timnya sebelum menangani Persebaya Surabaya.
"Saya tahu gaya mainnya Sartono bagaimana, karena kami sering bertemu," ungkap Iwan kepada , Rabu (19/4).
Namun meski sudah tahu gaya permainan Madiun Putra dengan melihat latar belakang pelatihnya, Iwan tak mau sibuk menyiapkan strategi. Sebab mereka tengah fokus dengan pemantapan gaya permainan Dimas Galih cs.
"Karena boro-boro mau lihat yang eksternal, yang internal saja kita banyak kekurangannya. Jadi saya lebih menitik beratkan pada pemantapan taktikalnya kita," imbuh Iwan.
Tetapi ia berjanji akan berusaha maksimal pada pertandingan melawan Madiun Putra, Kamis (20/4) besok. Tentunya ia berharap support penuh dari masyarakat Surabaya khususnya Bonek untuk mendukung langsung di Stadion.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Siapkan Mental Hadapi Madiun Putra
Bola Indonesia 19 April 2017, 21:15
-
Iwan Setiawan Sudah Pahami Gaya Madiun Putra
Bola Indonesia 19 April 2017, 16:06
-
Cara Persebaya Jaga Kekompakan Pemain Jelang Pertandingan
Bola Indonesia 19 April 2017, 14:44
-
Persebaya Beri Debut Yogi Novrian Saat Lawan Madiun Putra
Bola Indonesia 17 April 2017, 17:33
-
Sambut Liga 2, Persebaya Belum Sempurna
Bola Indonesia 17 April 2017, 15:15
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR