
Bola.net - - Sebuah pujian dilontarkan Jacksen Tiago pada Pelatih Persela, Aji Santoso. Pelatih Barito Putera menyebut mantan rekannya di Persebaya Surabaya tersebut merupakan salah seorang pelatih terbaik di Indonesia.
Jacksen dan Aji sendiri sempat menjadi rekan satu tim di Persebaya Surabaya, ketika mereka berdua masih aktif sebagai pemain. Kerja sama mereka berbuah gelar juara liga bagi Persebaya pada musim 1997/1998 silam.
Dua sosok legendaris di sepak bola Indonesia ini akan kembali bertemu ketika tim yang mereka tangani berhadapan di Piala Presiden 2019 yang disiarkan Indosiar. Persela dan Barito bertemu pada laga pamungkas mereka di Grup E di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Rabu (13/03).
"Aji adalah seorang pelatih visioner. Terlihat bahwa ia memiliki pengetahuan luas dan terus berkembang," ucap Jacksen.
"Saya rasa, di antara seluruh pelatih di Indonesia, Aji adalah salah seorang pelatih yang harus kita beri apresiasi setinggi-tingginya," sambungnya.
Selain pengetahuan taktik jempolan, apa lagi kelebihan Aji di mata Jacksen? Simak selengkapnya di bawah ini.
Mental Luar Biasa
Selain kemampuan taktik dan strategi jempolan, Aji juga disebut punya mental luar biasa. Ia mampu bangkit dari kegagalan kala menakhodai Timnas Indonesia beberapa tahun silam dan menjelma sebagai salah satu pelatih terbaik di Indonesia.
"Ia bisa bangkit dan saat ini membangun Persela hingga seperti ini," kata Jacksen.
"Ini bukan hal yang mudah. Ini menunjukkan karakter dan mental kuat sebagai seorang pelatih. Kita harus sangat mengapresiasi kelebihan ini," sambung pelatih asal Brasil tersebut.
Saling Mengalahkan
Jacksen mengaku sudah beberapa kali bertemu dengan mantan koleganya tersebut. Dalam sejumlah pertemuan mereka sebelumnya, sambung pelatih berusia 50 tahun, mereka saling mengalahkan.
"Kadang ia menang, kadang saya yang menang. Sepak bola memang seperti itu. Semua tergantung pada momentum. Semoga dalam pertandingan nanti, Barito yang menang," tutur Jacksen.
Berita Video
Berita video statistik Juventus vs Atletico Madrid pada 16 besar Liga Champions 2018-2019 leg kedua, Rabu (13/3/2019) di Allianz Stadium, Turin.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persela Cetak Sejarah, Aji Santoso Bungah
Bola Indonesia 13 Maret 2019, 19:44
-
Hadapi Barito Putera, Persela Lamongan Bidik Kemenangan
Bola Indonesia 13 Maret 2019, 04:16
-
Pelatih Persela Lamongan Perhitungkan Kekuatan Barito Putera
Bola Indonesia 13 Maret 2019, 02:20
-
Ini Kunci Kemenangan Persela Lamongan dari Arema FC
Bola Indonesia 9 Maret 2019, 22:34
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR