Bola.net - PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), operator kompetisi Shopee Liga 1 musim 2019, membeber alasan di balik mepetnya jadwal pertandingan antara tim-tim peserta kompetisi tersebut. Mereka menyebut ada sejumlah alasan di balik mepetnya dan kerap berubahnya jadwal kompetisi ini.
"Kami sudah berulang kali menyampaikan bahwa ada situasi tak ideal soal durasi kompetisi musim ini. Kami harus memulai kompetisi pada Mei dan usai pada Desember," ucap Manajer Kompetisi PT LIB, Asep Saputra.
"Ini belum dikurangi dengan adanya FIFA Matchday pada tengah kompetisi tersebut. Komitmen kami, dalam FIFA Matchday tak ada pertandingan," sambungnya.
Menurut Asep, sejatinya, PT LIB sudah mengantisipasi hal-hal seperti ini. Karenanya, sejak awal, mereka sudah memberikan kalender kompetisi pada peserta.
"Namun, ada variabel lain yang menyulitkan, seperti Piala Indonesia. Pasalnya, kami belum bisa menetapkan siapa saja yang lolos," tuturnya.
"Selain itu, kami juga harus bergantung pada perjalanan dua tim Indonesia pada ajang Piala AFC," Asep menambahkan.
Sebelumnya, sejumlah klub mengeluhkan jadwal kompetisi Shopee Liga 1 musim 2019. Salah satu klub yang mengeluhkan hal ini adalah Madura United.
Bukan hanya jeda antar pertandingan -yang kerap tak ideal- yang menjadi biang permasalahan klub-klub peserta pada jadwal kompetisi musim ini. Mereka juga kerap mengeluhkan perubahan jadwal, yang hampir tiap pekan terjadi.
Bagaimana PT LIB melihat jadwal kompetisi ke depannya? Simak di bawah ini.
Sesuaikan dengan Kondisi
Asep menegaskan bahwa PT LIB sudah berusaha seideal mungkin dalam menyusun jadwal. Namun, ia menambahkan, upaya mereka terbentur sejumlah hal yang terjadi.
"Kami akhirnya harus mempertimbangkan agar jadwal bisa mengakomodir semua kepentingan, termasuk tim nasional dan televisi pemegang hak siar," papar Asep.
"Posisi kami adalah penyesuaian. Dengan kondisi yang kami hadapi, tak mungkin ada jadwal ideal," ia menambahkan.
Tak Mau Tergesa Menilai Kualitas Kompetisi Turun
Lebih lanjut, Asep menegaskan bahwa PT LIB tak mau terburu menilai bahwa jadwal kompetisi yang tak ideal berpengaruh pada kualitas kompetisi, seperti tengara sejumlah pihak. Kendati, menurutnya, jika dibandingkan dengan musim lalu, kompetisi saat ini memang agak berbeda.
"Namun, struktur kompetisi saat ini berbeda. Durasi kompetisi musim lalu lebih panjang. Jadwal pun lebih mendekati ideal," kata Asep.
"Namun, untuk menilai kompetisi musim ini lebih buruk, kami belum bisa lakukan pada saat ini," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Madura United Berharap Laga Kontra Persebaya Tetap Berlangsung Sengit
Bola Indonesia 9 Agustus 2019, 23:45
-
Seperti Musim Lalu, Marko Simic Percaya Persija Segera Bangkit
Bola Indonesia 9 Agustus 2019, 23:19
-
Highlights Shopee Liga 1 2019: Bali United 4-1 Semen Padang
Open Play 9 Agustus 2019, 22:56
-
Dejan Antonic Belum Pastikan Andik Vermansah Bisa Main Lawan Persebaya
Bola Indonesia 9 Agustus 2019, 22:46
-
Pelatih Persija Berkonflik dengan Bruno Matos?
Bola Indonesia 9 Agustus 2019, 22:30
LATEST UPDATE
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
-
West Ham vs Nottingham Forest: Keterpurukan West Ham di Premier League 2025/26
Liga Inggris 7 Januari 2026, 08:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40





















KOMENTAR