Bola.net - - Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra membeber kunci kemenangan timnya ketika menantang PS Tira di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (17/10). Salah satunya karena Laskar Mahesa Jenar mampu mengendalikan tempo permainan.
Menurut Djafri, Hari Nur Yulianto dan kolega mampu menjebak pemain PS Tira untuk mengikuti ritme permainan yang diterapkan oleh PSIS. Sehingga jalannya pertandingan bisa dikendalikan.
”PS Tira terjebak dengan permainan kami, kami kemarin sangat takut kalau PS Tira bermain cepat dengan satu dua sentuhan,” kata Dajfri dalam jumpa pers usai pertandingan.
”Kami jebak dengan permainan lambat, alhamdulillah PS Tira ikut, ini kunci kemenangan kami,” tegas mantan pelatih Mitra Kukar ini.
Tapi Jafri tak menampik bahwa The Young Warriors –julukan PS Tira- juga memiliki banyak peluang. Namun tidak mampu membobol gawang PSIS yang dikawal ketat oleh Jandia Eka Putra.
”Sepertinya mereka belum beruntung, yang beruntung kami tiga poin, kami sangat bersyukur sekali,” tegas juru taktik kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat ini.
Namun ia berharap hasil positif tersebut terus berlanjut, karena masih banyak pertandingan yang harus dihadapi oleh tim kebanggaan Kota Lumpia ini untuk memastikan diri agar tetap bertahan di Liga 1 musim depan.
”Kami harus konsisten, ini yang harus kami pikirkan. Masih ada 8 pertandingan yang harus kami hadapi dan tidak mudah,” pungkasnya.
Berita Video
Berita video time out tentang kecewanya Neymar yang tak bisa menghadapi Messi dan PSSI telah menerbitkan harga tiket Piala AFC U-19 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cara Jitu PSIS Mendulang Angka di Kandang Lawan
Bola Indonesia 17 Oktober 2018, 22:12
-
Jafri Sastra : PSIS Kendalikan Tempo Permainan
Bola Indonesia 17 Oktober 2018, 21:28
-
Jadwal Siaran Liga 1 di O Channel, Rabu 17 Oktober 2018
Bola Indonesia 17 Oktober 2018, 14:08
-
Bek PSIS Optimis Bisa Ambil Poin di Markas PS Tira
Bola Indonesia 16 Oktober 2018, 19:57
-
Jadwal Padat, PSIS Minim Persiapan Hadapi PS Tira
Bola Indonesia 16 Oktober 2018, 19:25
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR