
Bola.net - Tim medis Arema FC membeber hasil rapid test yang dilakukan terhadap pemain, pelatih, ofisial, dan karyawan klub berlogo singa mengepal tersebut. Mereka memastikan tak ada personel Arema FC yang mendapat hasil reaktif pada rapid test tahap pertama ini.
"Aman. Semuanya nonreaktif," ucap Dokter Tim Arema FC, dr Nanang Tri Wahyudi SpKO, pada Bola.net.
Menurut Nanang, kendati para personel Arema tersebut mendapat hasil nonreaktif pada rapid test ini, mereka sama sekali tak boleh mengendurkan kewaspadaan. Dokter lulusan Universitas Indonesia ini meminta para personel Arema ini tetap disiplin menjalani protokol kesehatan.
"Pesan kami masih tetap seperti sebelumnya. Tetap jaga jarak dan kenakan masker saat keluar rumah," tuturnya.
Sebelumnya, Arema menggelar rapid test tahap pertama pada Jumat (17/07) siang. Agenda ini digelar di Kandang Singa, julukan kantor Arema.
Tahap pertama ini, diikuti sejumlah pemain seperti Dendi Santoso, Johan Ahmat Farisi, Dedik Setiawan, dan Hendro Siswanto. Sementara, dari tim pelatih, hanya Mario Gomez dan Charis Yulianto yang tak tampak.
Selain pemain dan pelatih, tes ini juga diikuti karyawan dan ofisial Arema. Total, ada 44 orang yang mengikuti rapid test ini.
Rapid test tersebut merupakan tahap pertama dari dua gelombang tes yang akan digelar manajemen Arema FC. Tahap kedua rencananya akan dihelat pada Selasa (28/07) mendatang. Gelombang kedua ditujukan bagi pemain dan pelatih yang sampai saat ini belum berada di Malang.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Harap Protokol Kesehatan Dilanjutkan
Sementara, Media Officer Arema FC, Sudarmaji, menyampaikan terima kasih kepada Satgas NU Peduli Covid - 19 Malang Raya yang telah membantu pelaksanaan rapid test yang pertama. Ia berharap agar semua komponen Arema bisa menjaga kesehatan mereka.
"Untuk selanjutnya, hasilnya akan diberikan kepada tim medis Arema. Harapannya dengan rapid test ini tahapan awal protokol kesehatan telah dilakukan," ucap Sudarmaji.
"Semoga, ke depan semua komponen di Arema bisa tetap menjaga protokol kesehatan, dan memberikan laporan kepada tim medis tentang kondisi kesehatannya, agar rencana latihan perdana digelar semua berlangsung sehat dan aman," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Arema FC Gelar Renegosiasi Kontrak di Tengah Rapid Test Tahap Pertama
- Jadwal Latihan Kembali Mundur, Asisten Pelatih Arema FC Tak Risau
- Jika Ada Pemain dan Pelatih Mendapat Hasil Reaktif di Rapid Test, Ini Langkah Arema FC
- Ikuti Rapid Test, Ini Kesan Asisten Pelatih Arema FC
- Patuhi Protokol Kesehatan, Arema FC Gelar Rapid Test bagi Pemain dan Ofisial
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cerita Unik dari Debut Kurnia Meiga di Hadapan Puluhan Ribu Aremania
Bola Indonesia 18 Juli 2020, 22:03
-
Kapten Arema FC Beber Kiat Jaga Diri di Tengah Pandemi
Bola Indonesia 18 Juli 2020, 17:06
-
Jalani Rapid Test, 44 Personel Arema FC Dapat Hasil Nonreaktif
Bola Indonesia 18 Juli 2020, 09:53
LATEST UPDATE
-
Jalan Terjal Persib Menuju ACL Two 2026/2027: Hadapi Manila Digger dan Sanksi AFC
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 17:21
-
Tolak Galatasaray, MU Kebut Kontrak Baru Bruno Fernandes
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:14
-
KapanLagi Korea dan Kkuljaem Rayakan Kemerdekaan lewat Kelas Bahasa Korea Interaktif
Lain Lain 18 Agustus 2026, 16:42
-
Uji Coba RANS Nusantara vs Arema FC di Kanjuruhan, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 15:55
-
Saga Rafael Leao Memanas: AS Roma Muncul sebagai Jalan Keluar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 15:44
-
Dilema Xavi Espart bagi Barcelona: Bek Kanan dengan Jiwa Gelandang
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 13:10
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR