
Bola.net - Manajemen Arema FC membeber langkah-langkah mereka yang akan mereka ambil jika ada pemain dan pelatih mereka yang mendapat hasil reaktif pada rapid test. Klub berlogo singa mengepal ini mengaku akan mengikuti protokol kesehatan yang ada jika hal tersebut terjadi.
"Dalam protokol kesehatan yang disampaikan tim dokter, sebenarnya sudah prosedural," ucap Media Officer Arema FC, Sudarmaji.
"Kalau ada yang reaktif di rapid test, kami akan uji dengan swab atau PCR. Nanti kita lihat hasilnya swab seperti apa," sambungnya.
Sudarmaji melanjutkan, jika pemain dan pelatih tersebut mendapat hasil positif dalam swab test, maka mereka tersebut diminta untuk melakukan isolasi mandiri. Jika memang harus melakukan isolasi, maka personel tersebut tak diperkenankan untuk ikut dalam sesi latihan.
"Yang boleh ikut latihan hanya mereka yang sehat," tuturnya.
"Mereka wajib dipastikan memiliki hasil negatif terhadap potensi-potensi terkena wabah," Sudarmaji menambahkan.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Gelar Rapid Test
Arema FC sendiri menggelar rapid test sebelum tim tersebut kembali berlatih menyongsong lanjutan Shopee Liga 1 musim 2020. Rapid test ini akan dihelat dalam dua gelombang.
Gelombang pertama rapid test dihelat di Kandang Singa, julukan kantor Arema, Jumat (17/07) siang. Dalam kesempatan ini sekitar 40-50 orang pemain, pelatih, ofisial, dan karyawan Arema menjalani tes.
Dari pemain, tampak Dendi Santoso, Hendro Siswanto, Johan Ahmat Farisi, Jayus Hariono, M.Rafli, dan sejumlah pemain lain. Sementara, dari tim pelatih, hanya Mario Gomez dan Charis Yulianto yang tidak ikut tes kali ini.
Dalam menggelar tes ini, Arema bekerja sama dengan Satgas NU Peduli Covid-19. Satgas NU, pada tes ini, dipimpin langsung oleh ketua mereka, dr Syifa Mustika SpPD-KGEH.
Sementara itu, gelombang kedua rapid test rencananya akan digelar pada Selasa, 28 Juli mendatang.
Arema sendiri dijadwalkan bakal mulai berlatih lagi pada pekan pertama Agustus 2020. Sementara, lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020 dijadwalkan dimulai pada 1 Oktober mendatang.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema FC Gelar Renegosiasi Kontrak di Tengah Rapid Test Tahap Pertama
Bola Indonesia 17 Juli 2020, 21:34
-
Peringati Ulang Tahun, Arema FC Berencana Gelar Laga Simulasi
Bola Indonesia 16 Juli 2020, 20:31
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR