
Bola.net - Anggota Satgas Independen Antimafia Bola, Akmal Marhali, angkat bicara soal adanya ancaman degradasi kepada PSS Sleman. Ia menuturkan, sesuai peraturan yang ada, PSS memang harus didegradasi jika terbukti secara sistematis terlibat dalam manipulasi hasil pertandingan secara ilegal.
"Sesuai Kode Disiplin PSSI Pasal 72 ayat 5, PSS harus turun kasta. Disebutkan bahwa Klub atau badan yang terbukti secara sistematis melakukan konspirasi mengubah hasil pertandingan sebagai mana dimaksud pada ayat 1 pasal 72, dijatuhi sanksi dengan sanksi denda sekurang-kurangnya Rp500 juta, sanksi degradasi, dan pengembalian penghargaan," kata Akmal, kepada Bola.net.
"Artinya, PSSI harus menegakkan hukum tanpa tebang pilih. Klub yang terlibat manipulasi hasil pertandingan harus dihukum berdasarkan hukum yang berlaku," ia menambahkan.
Menurut Akmal, ancaman sanksi terhadap PSS Sleman ini tak terkait dengan sanksi yang sudah dijatuhkan kepada Vigit Waluyo, beberapa waktu lalu. Pasalnya, sambung mantan jurnalis olahraga tersebut, obyek yang terancam oleh regulasi berbeda.
"Kalau sanksi untuk Vigit Waluyo, kan sanksi perorangan," sambungnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tunggu Putusan Pengadilan

Menurut Akmal, pengusutan apakah ada keterlibatan klub secara sistematis dalam manipulasi hasil pertandingan tersebut harus dilakukan PSSI. Pengusutan ini, sambungnya, bisa berjalan paralel dengan proses hukum Vigit dan kawan-kawan, yang sudah ditetapkan kepolisian beberapa waktu lalu.
"Bisa dilakukan dengan paralel. Kan, kasus yang sedang dihadapi Vigit saat ini adalah soal manipulasi hasil laga antara PSS dan Madura FC," kata Akmal.
"Apalagi, kasus ini juga melibatkan asisten manajer PSS," sambungnya.
Harap Vigit 'Bernyanyi'

Lebih lanjut, Akmal juga berharap agar Vigit 'bernyanyi' untuk membongkar tuntas kasus ini. Hal ini, sambung Koordinator Save Our Soccer (SOS) tersebut, agar pengusutan kasus ini bisa tuntas.
"Saya berharap agar VW bisa menjadi justice collaborator dan mengungkap seluruh jaringan match fixing di kancah sepak bola Indonesia," kata Akmal.
"Jangan sampai ia mengorbankan diri sendiri atau terkesan mengorbankan diri sendiri untuk melindungi dan menutupi jaringan yang ada," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Kode Disiplin PSSI: PSS Sleman Diduga Terkait Kasus Match Fixing Liga 2 2018, Berpotensi Sanksi Degr
- Pengaturan Skor Dibongkar Satgas Antimafia Bola, Ada 3 Klub yang Terancam Hukuman
- PSTI Curiga Banyak Orang Lama di PSSI Buat Pemberantasan Mafia Bola Indonesia Lambat
- Kisah Coach Justin Diajak Bersekongkol Lakukan Match Fixing
- Tersangka Kasus Match Fixing: Vigit Waluyo, Sosok Sakti dari Football Family Indonesia
- Kapolri Update Kasus Match Fixing di Sepak Bola Indonesia: VW Salah Satu Aktor Intelektual, Namanya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jika Terbukti Terlibat Match Fixing, PSS Sleman Bisa Didegradasi
Bola Indonesia 20 Desember 2023, 15:15
-
Pengaturan Skor Dibongkar Satgas Antimafia Bola, Ada 3 Klub yang Terancam Hukuman
Bola Indonesia 20 Desember 2023, 13:22
-
PSTI Curiga Banyak Orang Lama di PSSI Buat Pemberantasan Mafia Bola Indonesia Lambat
Bola Indonesia 17 Desember 2023, 23:46
-
Erick Thohir Pastikan Belum Akan Naturalisasi Kevin Diks untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 16 Desember 2023, 11:38
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR