
Bola.net - Asisten pelatih Arema Cronus, Joko Susilo membantah penilaian yang menyebut bahwa lini depan Singo Edan tengah bermasalah dengan ketajaman.
Menurut pelatih yang akrab disapa Gethuk tersebut, para penyerang Arema tak memiliki masalah dalam urusan mencetak gol. Bahkan disampaikan Gethuk, penampilan Arema di dua laga terakhir AFC Cup membuktikan hal itu.
"Saya tidak merasa ada masalah di lini depan kita. Di dua pertandingan terakhir -pada ajang AFC Cup-kita mencetak enam gol," ujar Gethuk, sapaan karib Joko Susilo, pada Bola.net.
"Di kandang Maziya, kita berhasil mencetak tiga gol. Demikian pula ketika kita menjamu mereka, beberapa waktu lalu.Anak-anak juga berhasil mencetak tiga gol," sambungnya.
Sebelumnya, sempat muncul tengara bahwa lini depan Arema mengalami masalah. Tengara ini muncul sejak gagalnya anak asuh Suharno ini mencetak gol dalam pertandingan segitiga Trofeo Malang Raya beberapa waktu lalu.
Keraguan ini sempat hilang kala Ahmad Bustomi dan kawan-kawan mampu mengalahkan Maziya di Maladewa, beberapa pekan silam. Namun, di laga terakhir mereka, menjamu Maziya, Selasa (01/04) lalu, tengara ini kembali menguat. Ukurannya, dalam laga tersebut, barisan depan Arema nampak kesulitan menembus pertahanan Maziya dan sering gagal memungkasi peluang emas. Pada pertandingan tersebut, Arema akhirnya menang tipis 3-2 melalui gol Cristian Gonzales di injury time babak kedua. (den/dzi)
Menurut pelatih yang akrab disapa Gethuk tersebut, para penyerang Arema tak memiliki masalah dalam urusan mencetak gol. Bahkan disampaikan Gethuk, penampilan Arema di dua laga terakhir AFC Cup membuktikan hal itu.
"Saya tidak merasa ada masalah di lini depan kita. Di dua pertandingan terakhir -pada ajang AFC Cup-kita mencetak enam gol," ujar Gethuk, sapaan karib Joko Susilo, pada Bola.net.
"Di kandang Maziya, kita berhasil mencetak tiga gol. Demikian pula ketika kita menjamu mereka, beberapa waktu lalu.Anak-anak juga berhasil mencetak tiga gol," sambungnya.
Sebelumnya, sempat muncul tengara bahwa lini depan Arema mengalami masalah. Tengara ini muncul sejak gagalnya anak asuh Suharno ini mencetak gol dalam pertandingan segitiga Trofeo Malang Raya beberapa waktu lalu.
Keraguan ini sempat hilang kala Ahmad Bustomi dan kawan-kawan mampu mengalahkan Maziya di Maladewa, beberapa pekan silam. Namun, di laga terakhir mereka, menjamu Maziya, Selasa (01/04) lalu, tengara ini kembali menguat. Ukurannya, dalam laga tersebut, barisan depan Arema nampak kesulitan menembus pertahanan Maziya dan sering gagal memungkasi peluang emas. Pada pertandingan tersebut, Arema akhirnya menang tipis 3-2 melalui gol Cristian Gonzales di injury time babak kedua. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Efek Pemilu, Jadwal Gresik United Mundur
Bola Indonesia 8 April 2014, 21:55
-
Lini Tengah Arema U-21 Perlu Tambahan Amunisi
Bola Indonesia 8 April 2014, 20:14
-
Arema U-21 Dapat Tambahan Amunisi
Bola Indonesia 8 April 2014, 19:45
-
Sering Bobol, Arema Cronus Benahi Lini Belakang
Bola Indonesia 8 April 2014, 19:18
-
Joko Susilo Bantah Lini Depan Arema Cronus Tumpul
Bola Indonesia 8 April 2014, 18:46
LATEST UPDATE
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR