Bola.net - Pelatih PSMS Medan, Suharto mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya saat tampil sebagai juara di Piala Kemerdekaan 2015. Pada pertandingan final, PSMS Medan sukses mengalahkan Persinga Ngawi dengan skor 2-1.
"Syukur kami bisa juara. Ini berkat penampilan seluruh pemain yang tak kenal lelah dan menyerah meski mereka hanya tampil dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama. Persinga tim yang sangat tangguh, namun strategi dan kerja keras para pemain kami yang membuahkan hasil," kata Suharto.
Dengan tampil sebagai juara, PSMS membuktikan diri sebagai salah satu tim legendaris di Tanah Air yang tidak mudah menyerah. Sementara bagi Persinga, meski gagal juara, keberhasilan menembus final merupakan pencapaian prestasi yang cukup mengejutkan.
Sebagai kampiun, PSMS memboyong Piala Menpora dan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 1,5 milyar. Sementara runner up Persinga membawa pulang Rp1miliar. Persepam MU dan Persiba Bantul yang meraih posisi ketiga bersama, mendapatkan masing-masing hadiah Rp500 juta.
Babak final tersebut, juga disaksikan para anggota Tim Transisi. Sementara Piala Menpora diserahkan kepada PSMS oleh Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Faisal Abdullah, yang mewakili Menpora Imam Nahrawi lantaran tengah melakukan kunjungan kerja ke Iran dan Turkmenistan. (esa/dzi)
"Syukur kami bisa juara. Ini berkat penampilan seluruh pemain yang tak kenal lelah dan menyerah meski mereka hanya tampil dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama. Persinga tim yang sangat tangguh, namun strategi dan kerja keras para pemain kami yang membuahkan hasil," kata Suharto.
Dengan tampil sebagai juara, PSMS membuktikan diri sebagai salah satu tim legendaris di Tanah Air yang tidak mudah menyerah. Sementara bagi Persinga, meski gagal juara, keberhasilan menembus final merupakan pencapaian prestasi yang cukup mengejutkan.
Sebagai kampiun, PSMS memboyong Piala Menpora dan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 1,5 milyar. Sementara runner up Persinga membawa pulang Rp1miliar. Persepam MU dan Persiba Bantul yang meraih posisi ketiga bersama, mendapatkan masing-masing hadiah Rp500 juta.
Babak final tersebut, juga disaksikan para anggota Tim Transisi. Sementara Piala Menpora diserahkan kepada PSMS oleh Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Faisal Abdullah, yang mewakili Menpora Imam Nahrawi lantaran tengah melakukan kunjungan kerja ke Iran dan Turkmenistan. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juara, Pelatih PSMS Medan Bangga Perjuangan Pemain
Bola Indonesia 14 September 2015, 09:23
-
Jadi Runner Up, Persinga Ngawi Tetap Puas
Bola Indonesia 14 September 2015, 09:15
-
Main 10 Orang, PSMS Medan Juara Piala Kemerdekaan
Bola Indonesia 13 September 2015, 21:40
-
Persinga Siap Mental Lawan PSMS
Bola Indonesia 13 September 2015, 12:21
-
Final Piala Kemerdekaan, Panitia Cetak 40 Ribu Tiket
Bola Indonesia 13 September 2015, 12:06
LATEST UPDATE
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR