
Bola.net - Presiden Joko Widodo atau yang lebih akrab disapa Jokowi mengungkapkan dirinya akan mengumumkan hasil investigasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) soal Tragedi Kanjuruhan Malang pada Jumat (14/10/2022) siang.
Jokowi menyatakan, TGIPF sejatinya akan menyerahkan hasil investigasinya pada Jumat (14/10/2022) pagi. Jadi hasil tersebut baru bisa diumumkan pada siang harinya.
“Laporan tim gabungan independen pencari fakta besok pagi. Jadi saya baru bisa menyampaikan besok siang,” kata Jokowi di Kantor Pos Bandung, Kamis (13/10/2022).
Terkait segala isu mengenai Tragedi Kanjuruhan, presiden meminta semua pihak bersabar. Dia meminta tidak ada spekulasi liar apapun.
“Laporan dari TGIPF belum, jadi belum sampai ke mana-mana. Jangan sampai ke mana-mana dulu,” ucap Jokowi.
TGIPF Susun Laporan Sejak Rabu
Tragedi Kanjuruhan Malang telah menelan 132 nyawa penonton laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada 1 Oktober 2022 lalu. Tragedi sepak bola paling kelam di Asia ini juga menyebabkan 583 orang terluka.
Sebanyak 33 orang di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kepolisian pun sudah menetapkan enam orang sebagai tersangka atas tragedi sepak bola paling mematikan kedua di dunia ini.
Sebelumnya, Ketua TGIPF Mahfud Md, mengatakan bakal merampungkan laporan hasil investigasi tragedi Kanjuruhan dan menyerahkan ke Presiden Jokowi pada Jumat (14/10/2022) pekan ini. Kesimpulan investigasi TGIPF disusun mulai Rabu (12/10/2022).
"Besok mulai hari Rabu tim akan segera melakukan analisis, sekaligus menyusun kesimpulan dan rekomendasi sehingga diharapkan laporan ini bisa saya serahkan kepada bapak presiden pada hari Jumat pekan ini," kata Ketua TGIPF Kanjuruhan Mahfud Md dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa (11/10/2022).
Investigasi Tragedi Kanjuruhan Rampung Cepat
Mahfud Md memastikan investigasi TGIPF Kanjuruhan bisa rampung dengan cepat. Presiden Jokowi sebelumnya meminta TGIPF menyelesaikan investigasi kurang dari sebulan.
"Jadi kalau dulu kami minta satu bulan, presiden menyatakan kalau bisa dua minggu, kami insyaallah lebih cepat lagi 10 hari saja, artinya hari Jumat ini sudah bisa diserahkan," lanjut Mahfud.
Lebih lanjut, Mahfud akan berkoordinasi dengan FIFA terkait aturan pelaksanaan pertandingan sepak bola. FIFA akan mengutus timnya ke RI untuk membahas hal tersebut.
"Bila ada sesuatu yang perlu dikoreksi terkait aturan yang ditetapkan oleh FIFA dalam pelaksanaan di lapangan, maka konsolidasinya di tingkat kami akan kita bicarakan dengan pihak FIFA yang akan mengutus timnya kesini untuk melakukan penataan ulang terhadap pesepakbolaan di Indonesia," tuturnya.
Mahfud menjelaskan, bila ada kesalahan dengan peraturan sepak bola, pihaknya akan merekomendasikan ketentuan hukum baru. Dia ingin memastikan pertandingan sepak bola Indonesia bisa berjalan sehat.
"Tapi bila kesalahan itu terkait dengan aturan perundang-undangan kita di dalam negeri maka kita akan merekomendasikan terobosan hukum baru untuk memastikan agar jalannya pertandingan sepakbola dan kompetisi nasional sepakbola berjalan sehat dan bertanggung jawab," ucap Mahfud.
Disadur dari: Liputan6.com/Penulis Muhammad Radityo Priyasmoro/editor afisyul Qodar
Published: 13 Oktober 2022
Jangan Lewatkan:
- Indosiar: Kami Tidak Atur Jadwal Pertandingan Liga 1, Itu Kewenangan PT LIB
- PSSI Resmi Bentuk Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia Bersama FIFA, AFC, dan Pemerintah
- Video: Tokoh Bonek Bicara Soal Perdamaian dengan Aremania
- Sempat Terlunta di Stadion Kanjuruhan, Rusdi Jadi Anak Angkat Skuad Arema FC
- Video: PSIM Yogyakarta Bicara Soal Tragedi Kanjuruhan
- Hasil Audit Kementerian PUPR, Ada Tiga Hal yang Ikut Andil dalam Tragedi Kanjuruhan
- Ada Dugaan Konspirasi di Balik Tragedi Kanjuruhan, Ini Kata Eks Ketua Panpel Arema FC
- Tersangka Tragedi Kanjuruhan Ziarahi Pintu 13 Stadion Kanjuruhan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jumat Siang, Jokowi Akan Umumkan Hasil Investigasi TGIPF Soal Tragedi Kanjuruhan
Bola Indonesia 13 Oktober 2022, 17:41
-
Sempat Terlunta di Stadion Kanjuruhan, Rusdi Jadi Anak Angkat Skuad Arema FC
Bola Indonesia 13 Oktober 2022, 14:33
-
Tersangka Tragedi Kanjuruhan Ziarahi Pintu 13 Stadion Kanjuruhan
Bola Indonesia 13 Oktober 2022, 02:23
LATEST UPDATE
-
AS Roma Hubungi Real Madrid, Ingin Boyong Pemain Ini ke Olimpico
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:30
-
Lupakan Lewis Hall, MU Fokus Datangkan Bek Kiri Ini
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 19:15
-
Cabut dari AC Milan, Rafael Leao Merantau ke Arab Saudi?
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:00
-
Manchester United Beli Gelandang Baru? Bisa Iya, Bisa Tidak!
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:45
-
Cocok dengan Barcelona, Fermin Lopez Doakan Julian Alvarez Mendarat di Camp Nou
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:30
-
Marcus Rashford Mantapkan Hati Lanjut Bersama Manchester United
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:15
-
Fermin Lopez Benarkan Serahkan Nomor 16 Barcelona ke Rodri: Dia Layak Mengenakannya!
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:00
-
Memancing di Air Keruh, MU Coba Bajak Gavi dari Barcelona
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:45
-
Santiago Gimenez Selangkah Lebih Dekat Tinggalkan AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 17:30
-
Jalan Terjal Persib Menuju ACL Two 2026/2027: Hadapi Manila Digger dan Sanksi AFC
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 17:21
-
Tolak Galatasaray, MU Kebut Kontrak Baru Bruno Fernandes
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:14
-
KapanLagi Korea dan Kkuljaem Rayakan Kemerdekaan lewat Kelas Bahasa Korea Interaktif
Lain Lain 18 Agustus 2026, 16:42
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR