
Bola.net - Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra menyoroti penyelesaian akhir timnya ketika menantang Bali United pada pekan kelima Shopee Liga 1 yang disiarkan Indosiar, Sabtu (22/06). Sebab banyak peluang yang gagal dimaksimalkan Hari Nur Yulianto dan kolega.
Kondisi itu pula yang disebut sebagai penyebab kekalahan timnya dari Bali United, karena secara permainan PSIS cukup menguasai. Di sisi lain, Serdadu Tridatu –julukan Bali United- mampu memaksimalkan peluang dari bola mati lewat gol penyerang naturalisasi, Ilija Spasojevic.
”Sembilan puluh menit sebetulnya anak-anak saya pikir sudah bermain maksimal, kami punya keinginan untuk mencuri poin di sini, sebetulnya bisa terealisasi,” ungkap Jafri Sastra.
”Hanya sayang, banyak peluang-peluang yang tidak bisa kita manfaatkan menjadi gol dan Bali United beruntung dengan satu gol dari bola mati, sebetulnya yang kurang terantisipasi dari kita tadi,” sambungnya.
Tetapi, sekalipun penyelesaian akhir menjadi masalah, pelatih asal Payakumbuh Sumatera Barat tersebut enggan menyalahkan satu dua pemainnya. Termasuk Silvio Escobar yang harus digantikan Shohei Matsunaga pada menit 45’.
”Yang pasti itu (subsitusi) semua rencana dari kami, tidak perlu saya sampaikan karena apa mengapa, karena itu tidak baik untuk si pemain. itu rencana tim kami, itu taktik kami, itu strategi kami, susah untuk memaparkannya,” tegas Jafri.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Kurang Beruntung
Sementara menurut penyerang PSIS, Aldaier Makatindu, penyebab kekalahan timnya sebenarnya lebih kepada ketidakberuntungan. Karena pada pertandingan tersebut, Laskar Mahesa Jenar mendapatkan banyak peluang emas.
”Kalau menurut saya kita kurang beruntung di pertandingan ini, banyak peluang yang kita dapat, satu lawan satu dengan kiper, tapi belum berbuah gol,” jelas Aldaier.
”Dan Bali bisa memaksimalkan peluangnya untuk mencetak gol. Saya kira kita kurang beruntung aja,” timpal pemain kelahiran Jakarta tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Hadapi Bali United, PSIS Langsung Bertolak ke Lampung
Bola Indonesia 23 Juni 2019, 01:00
-
Kalah dari Bali United, Pelatih PSIS Soroti Penyelesaian Akhir
Bola Indonesia 23 Juni 2019, 00:06
-
Highlights Shopee Liga 1 2019: Bali United 1-0 PSIS Semarang
Open Play 22 Juni 2019, 22:36
-
Jafri Sastra Anggap Bali United Menang Beruntung Atas PSIS Semarang
Bola Indonesia 22 Juni 2019, 22:31
-
Hasil Pertandingan Bali United vs PSIS Semarang: Skor 1-0
Bola Indonesia 22 Juni 2019, 18:02
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR