Bola.net - Polemik yang melanda sepak bola nasional, hingga kini belum menemukan jalan keluarnya. Bahkan, Komisi X DPRI-RI terus mendorong Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk melakukan mediasi dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Solusi serupa, juga sampaikan Bupati Belitung Timur, Basuri Tjahaja Purnama. Menurutnya lagi, persoalan pasti bisa diselesaikan jika kedua belah pihak rela membuka diri dan berpikir hanya untuk pencapaian prestasi.
"Kita harapkan, gelaran sepak bola bertajuk Liga Desa Indonesia (LIDI), di Belitung Timur ini, bisa menjadi oase. Kemudian medali perunggu, juga bisa diraih Timnas Indonesia U-23," terangnya.
"Sehingga, tidak perlu saling menyalahkan. Mari kita introspeksi dan duduk bersama demi olahraga kita. Selama kita punya pegangan yang sama, Merah-Putih, saya yakin masalah ini pasti bisa diatasi," imbuh adik kandung dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok tersebut.
Selain itu ditegaskannya, siap menyukseskan pelaksanaan putaran final LIDI 2015 dan Rapat Kerja Nasional Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (Rakernas BASRI), 14-16 Juni. Bahkan Panitia Pelaksana (Panpel) telah mendapatkan restu dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta berkoordinasi dengan Tim Transisi.
"Kami senang karena diberi kesempatan ini. Apalagi, visi dan misi BASRI juga selaras dengan rencana kerja kami, yaitu desa mendukung kota. Kami ingin sepak bola seperti matahari tidak ada yang menghalangi dan mampu menyinari semua anak bangsa. Kalau kita semua bersatu dan bekerja sama, tentulah sepak bola kita akan kuat," pungkasnya. (esa/hsw)
Solusi serupa, juga sampaikan Bupati Belitung Timur, Basuri Tjahaja Purnama. Menurutnya lagi, persoalan pasti bisa diselesaikan jika kedua belah pihak rela membuka diri dan berpikir hanya untuk pencapaian prestasi.
"Kita harapkan, gelaran sepak bola bertajuk Liga Desa Indonesia (LIDI), di Belitung Timur ini, bisa menjadi oase. Kemudian medali perunggu, juga bisa diraih Timnas Indonesia U-23," terangnya.
"Sehingga, tidak perlu saling menyalahkan. Mari kita introspeksi dan duduk bersama demi olahraga kita. Selama kita punya pegangan yang sama, Merah-Putih, saya yakin masalah ini pasti bisa diatasi," imbuh adik kandung dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok tersebut.
Selain itu ditegaskannya, siap menyukseskan pelaksanaan putaran final LIDI 2015 dan Rapat Kerja Nasional Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (Rakernas BASRI), 14-16 Juni. Bahkan Panitia Pelaksana (Panpel) telah mendapatkan restu dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta berkoordinasi dengan Tim Transisi.
"Kami senang karena diberi kesempatan ini. Apalagi, visi dan misi BASRI juga selaras dengan rencana kerja kami, yaitu desa mendukung kota. Kami ingin sepak bola seperti matahari tidak ada yang menghalangi dan mampu menyinari semua anak bangsa. Kalau kita semua bersatu dan bekerja sama, tentulah sepak bola kita akan kuat," pungkasnya. (esa/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kemenpora dan PSSI Disarankan Berpegangan Merah-Putih
Bola Indonesia 14 Juni 2015, 21:24
-
Selain Stadion Standar AFC, Belitung Timur Juga Bangun Sport Centre
Bola Indonesia 14 Juni 2015, 21:13
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR