Bola.net - Mantan pemain Persebaya dan Niac Mitra era 70an dan 80an akan reuni, Minggu (15/12) akhir pekan ini. Mereka mengadakan pertandingan dengan tajuk 'Tribute to Mudayat dan Anak Agung Rae Bawa' di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya.
Menurut ketua panitia, Iwan Syafi'i, pertandingan ini digelar untuk mengenang dua legenda yang selama ini banyak berjasa untuk sepakbola Surabaya. Apalagi, lanjut Imam, Mudayat dan Anak Agung Rae Bawa memberi banyak inspirasi untuk rekan-rekannya, baik di Persebaya maupun Niac.
Tak hanya pertandingan, rencananya mantan pemain Persebaya dan Niac Mitra, juga akan memberikan tali asih kepada keluarga Rae Bawa dan Mudayat yang sengaja turut dihadirkan pada laga tersebut. "Selain itu, laga ini juga akan sekaligus menjadi pertandingan penuh nostalgia bagi kami," kata Imam.
Legenda-legenda Persebaya yang sudah memastikan berpartisipasi dalam laga ini antara lain I Gusti Putu Yasa, Muharom Rusdiana, Subangkit, Budi Johanis, Usman Hadi, Yongki Kastanya, Seger Sutrisno dan Samsul Arifin.
Sedangkan dari kubu Niac Mitra All Star ada nama Joko Malis Mustafa, Yudi Suryata, Rudi William Keltjes, Nurcholis, Yusman, Nanang Koes, Joko Slamet, Yohanes Geohera, Hanafing dan M Zein Al Haddad.
Seperti diketahui bersama, mendiang Rae Bawa merupakan mantan stopper terbaik Niac Mitra dan Persebaya di era 80-an itu. Rae Bawa meninggal dunia pada 16 Oktober 2012 silam. Sedangkan Mudayat, legenda Persebaya di era-70-an, meninggal pada 20 Oktober 2013 lalu.
Dalam karir kedua pemain, Rae Bawa sempat mengantarkan Persebaya menjuarai Divisi Utama PSSI Perserikatan pada tahun 1988. Sedangkan Mudayat pernah membawa tim Persebaya sebagai juara, baik di level junior dan senior. [initial]
(faw/pra)
Menurut ketua panitia, Iwan Syafi'i, pertandingan ini digelar untuk mengenang dua legenda yang selama ini banyak berjasa untuk sepakbola Surabaya. Apalagi, lanjut Imam, Mudayat dan Anak Agung Rae Bawa memberi banyak inspirasi untuk rekan-rekannya, baik di Persebaya maupun Niac.
Tak hanya pertandingan, rencananya mantan pemain Persebaya dan Niac Mitra, juga akan memberikan tali asih kepada keluarga Rae Bawa dan Mudayat yang sengaja turut dihadirkan pada laga tersebut. "Selain itu, laga ini juga akan sekaligus menjadi pertandingan penuh nostalgia bagi kami," kata Imam.
Legenda-legenda Persebaya yang sudah memastikan berpartisipasi dalam laga ini antara lain I Gusti Putu Yasa, Muharom Rusdiana, Subangkit, Budi Johanis, Usman Hadi, Yongki Kastanya, Seger Sutrisno dan Samsul Arifin.
Sedangkan dari kubu Niac Mitra All Star ada nama Joko Malis Mustafa, Yudi Suryata, Rudi William Keltjes, Nurcholis, Yusman, Nanang Koes, Joko Slamet, Yohanes Geohera, Hanafing dan M Zein Al Haddad.
Seperti diketahui bersama, mendiang Rae Bawa merupakan mantan stopper terbaik Niac Mitra dan Persebaya di era 80-an itu. Rae Bawa meninggal dunia pada 16 Oktober 2012 silam. Sedangkan Mudayat, legenda Persebaya di era-70-an, meninggal pada 20 Oktober 2013 lalu.
Dalam karir kedua pemain, Rae Bawa sempat mengantarkan Persebaya menjuarai Divisi Utama PSSI Perserikatan pada tahun 1988. Sedangkan Mudayat pernah membawa tim Persebaya sebagai juara, baik di level junior dan senior. [initial]
(faw/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kenang Mudayat-Rae Bawa, Legenda Persebaya dan Niac Reuni
Bola Indonesia 13 Desember 2013, 14:10
-
Skuad Emas Niac Mitra 87 Bereuni di Rumah Al Hadad
Bolatainment 6 Mei 2012, 13:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Freiburg vs Celta 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:24
-
Persita Tangerang vs Arema FC: Singo Edan Siap Curi Poin di Tangerang
Bola Indonesia 8 April 2026, 12:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32


















KOMENTAR