
Bola.net - Pelatih anyar Arema FC dipastikan memiliki tanggung jawab lebih berat. Pasalnya, sosok pengganti Mario Gomez tersebut memiliki tugas lebih dari sekadar menakhodai Arema FC pada musim ini.
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, menyebut bahwa ia sudah bertemu dengan direksi klub tersebut usai menghadiri clubs' meeting di Jakarta, akhir pekan lalu. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas roadmap Arema FC pada sisa lanjutan Shopee Liga 1 musim 2020 ini.
"Bersama dengan direksi, manajemen Arema FC memutuskan bahwa lanjutan kompetisi ini merupakan batu loncatan untuk musim kompetisi 2021-2022," ungkap Ruddy.
"Karenanya, kami mencari pengganti Mario Gomez, sosok pelatih yang bisa menyiapkan tim, tak hanya pada musim ini tapi juga musim depan," sambungnya.
Menurut Ruddy, ada alasan di balik keputusan manajemen dan direksi Arema tersebut. Manajer berusia 48 tahun tersebut menyebut bahwa hal ini tak lepas dari kian kerasnya persaingan pada musim depan.
"Musim depan, tim yang terdegradasi ada lima. Ini kan membuat kompetisi kian ketat. Karenanya, kami nggak bisa main-main dengan musim 2021/2022 ini," tuturnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tak Lepas Musim Ini
Sementara itu, kendati memiliki target jangka panjang, manajemen Arema FC memastikan tak akan melepas begitu saja musim ini. Mereka tetap meminta agar tim tetap tampil maksimal.
Namun, Ruddy menyebut bahwa manajemen menurunkan target mereka. Kali ini, menurut pelatih asal Madiun tersebut, manajemen tak lagi menargetkan timnya untuk mendapat tiket ke kompetisi Asia.
"Kalau bisa, kami bersyukur. Namun, kalau tidak bisa, kami tak masalah. Yang terpenting, kami akan tetap bermain sebaik mungkin pada musim ini," tutur Ruddy.
Bakal Tetap Evaluasi Pelatih
Ruddy pun memastikan tak akan begitu saja membebaskan pelatih anyar Arema pada musim ini. Manajemen, sambungnya, tetap akan melakukan evaluasi rutin pada juru taktik timnya tersebut.
"Kami tetap akan evaluasi. Kalau memang tidak perform, kami tentu tidak akan meneruskan kerja sama dengan pelatih ini," ungkap Ruddy.
"Kami ingin melihat caranya melatih tim ini. Kami perlu tahu bagaimana caranya membuat para pemain nyaman dan kerja samanya dengan asisten pelatih. Kalau tidak tercapai, tentu tidak akan kami perpanjang," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Salim Diarra, Aremania dari Jantung Afrika
Bola Indonesia 10 Agustus 2020, 22:05
-
Datangkan Pengganti Mario Gomez, Manajemen Arema FC Temui Kendala Imigrasi
Bola Indonesia 10 Agustus 2020, 20:27
-
'Hari Raya' Aremania, Omzet Arema FC Official Store Meningkat Pesat
Bola Indonesia 10 Agustus 2020, 20:19
-
Kerja Pengganti Mario Gomez di Arema FC Bakal Lebih Berat
Bola Indonesia 10 Agustus 2020, 17:28
-
Arema FC Dapatkan Pengganti Mario Gomez
Bola Indonesia 10 Agustus 2020, 14:53
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR