Richard resmi menjadi bakal calon anggota Exco setelah dia menyerahkan formulir pendaftaran ke Kantor Komite Pemilihan (KP) di Gedung Pepabri, Senin (5/9). Pria 35 tahun ini diusung oleh dua voters atau pemilik suara, yakni Pro Duta FC dan Nusaina FC.
Richard mengatakan, alasan bersedia menjadi calon Exco PSSI karena dia ingin ikut dalam reformasi sepakbola Indonesia. Menurutnya, sudah saatnya PSSI dikelola kaum muda yang berkompeten.
"Situasi sepakbola sedang tidak bagus. Makanya saya ingin maju sebagai bakal calon anggota Exco. Ini sebagai regenerasi di tubuh PSSI, karena yang muda juga mampu berada di sana," ujar Richard.
Namun begitu, Richard tidak memasang target tinggi. Dia hanya berusaha untuk bisa ambil bagian memperbaiki sepakbola.
"Kalau saya hanya nothing to lose saja, karena keputusan akhir ada di para pemilik suara yang ada di PSSI," pungkasnya. (fit/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sepakbola Bukan Cabor Prioritas di Indonesia
Bola Indonesia 6 September 2016, 15:00
-
Ketum Jakmania Ramaikan Bursa Calon Anggota Exco PSSI
Bola Indonesia 6 September 2016, 09:48
-
Banyak Militer Lamar Jabatan Ketua Umum, KP PSSI Tak Masalah
Bola Indonesia 6 September 2016, 07:35 -
Mantan Panglima TNI Mantap Maju Sebagai Calon Ketua PSSI
Bola Indonesia 5 September 2016, 19:09
-
Menpora Semprit GTS Terkait Izin Kerja Pemain Asing
Bola Indonesia 5 September 2016, 12:11
LATEST UPDATE
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR