
Bola.net - - Persebaya Surabaya tersandung masalah dengan mantan asisten pelatihnya, Esteban Horacio Busto. Pria asal Argentina itu merasa hak-haknya diabaikan setelah kontraknya diputus secara sepihak.
Persebaya memecat Esteban berbarengan dengan dicopotnya posisi pelatih kepala dari Angel Alfredo Vera pada Agustus lalu. Akibat langkah ini, manajemen tim berjuluk Bajul Ijo itu terancam diseret ke ranah hukum.
Kuasa hukum Esteban, Nicolas Johan Kilikili menyatakan, kliennya masih terikat kontrak bersama Persebaya hingga 2019. Tapi, manajemen Bajul Ijo mengambil langkah sepihak tanpa didiskusikan dulu bersama kliennya.
"Yang terjadi adalah pemutusan hubungan kerja. Padahal kesepakatan susah diatur dalam hukum perdata. Kemudian dalam hal ini diatur kesepakatan hal-hal mana yang boleh dan tidak boleh. Pemutusan kerja ini pun harus ada pelanggaran tetapi faktanya yang terjadi tanpa ada pelanggaran yang yang dilakukan Esteban, langsung di bandara sepulang dari pertandingan tandang. Di bandara surat pemutusan hubungan kerja diserahkan. Ini tidak beretika," ujar Kilikili dalam keterangan resminya.
Menurut Kilikili, Persebaya seharusnya beretika dengan memanggil Esteban untuk meminta pertanggung jawaban. Bukan memecat tanpa dasar pertimbangan.
"Karena hal itu dituangkan dalam pasal 5 ayat 2 di dalam kesepakatan, bahwa di mana ada sengketa di antara mereka maka akan diselesaikan secara musyawarah. Ini tidak ada musyawarah, tidak ada peringatan pertama dan kedua, tapi langsung diadakan pemutusan hubungan kerja," tuturnya didampingi rekannya, Robert Manullang.
"Tapi tidak ada pelanggaran dan tidak ada teguran. Kita juga bertanya kepada Esteban apakah pada saat pemutusan hubungan kerja itu diberikan diberikan kesempatan berbicara atau tidak. Dia (Esteban) bilang tidak. Saat itu dalam keadaan capai, tidak bisa ngomong apa-apa dan tidak pernah mengatakan untuk mundur," tambahnya.
Kilikili juga menjelaskan bahwa Persebaya masih menunggak upah Esteban setelah pemutusan kontrak secara sepihak. Manajemen Bajul Ijo dianggapnya menelantarkan kliennya.
"Banyak hak-hak yang dilakukan sesuai kontrak yang tidak dilaksanakan, salah satunya dia (Esteban) baru bekerja sembilan bulan, padahal di kontrak sampai 2019. Kemudian hak yang sudah dibayar baru 30 persen dengan pemutusan hubungan kerja ini haknya belum diberikan. Termasuk melanggar hak manusia karena dia pelatih asing. Dia disediakan tempat penginapan, tetapi begitu dipecat mereka pun diusir dari penginapan yang disediakan dan hanya diberikan waktu satu bulan untuk meninggalkan," tutur Kilikili.
Esteban yang kini kembali mengikuti jejak Alfredo Vera melatih Sriwijaya FC dikatakan Kilikili merasa dicampakkan oleh manajemen Persebaya. Mereka pun segera mempolisikan manajemen Bajul Ijo.
"Dia (Esteban) merasa di dalam kasus ini dipermainkan klub. Perbuatan yang dia tidak lakukan dilimpahkan kepada dia. Ini tidak fair. Jadi artinya Persebaya tidak boleh mengambil sikap sesuka-suka sendiri. Dia merasa tidak diorangkan,” terangnya.
"Dia (Esteban) juga sudah ke sana dan ke mari tapi tidak ada itikad baik. Kami sudah siapkan somasi, mereka sudah terima somasinya pada Rabu (31/10). Harapan kami agar ada tanggapan dari Persebaya dan terjadi mediasi serta persoalan ini tidak terulang lagi di persepakbolaan di Indonesia,” imbuhnya.
Video Menarik
Berita video time out yang membahas tentang pemecatan Julen Lopetegui dan 4 bek andalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Dikejar Waktu Tentukan Pelatih Baru
Bola Indonesia 21 Agustus 2018, 10:04
-
Kapten Persebaya: Kemenangan untuk Coach Alfredo Vera
Bola Indonesia 5 Agustus 2018, 19:19
-
Persebaya Punya Utang Budi kepada Alfredo Vera
Bola Indonesia 4 Agustus 2018, 02:42
-
Persebaya Tunjuk Bejo Sugiantoro Sebagai Caretaker
Bola Indonesia 2 Agustus 2018, 03:54
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR