
Bola.net - Setelah pada Minggu lalu absen, Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kembali menggelar sidang di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9) petang.
Hasilnya, sebanyak 10 kasus langsung berhasil dikeluarkan keputusannya. Di antaranya, pertandingan antara Persija Jakarta lawan Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (28/8).
"Semula, kami menyidangkan sebanyak delapan kasus. Namun akhirnya, menambah menjadi 10 kasus. Selain Persija-Persib, yang ikut disidangkan yakni Sriwijaya FC lawan Mitra Kukar, dan sisanya terkait kartu kuning-kartu kuning," terang Ketua Komdis PSSI, Hinca IP Pandjaitan.
Pada pertandingan di Sleman, suporter Persib terbukti melakukan kesalahan buruk akibat memasuki lapangan dan memancing keributan pada menit ke-61. Akibatnya, suporter Persib Bandung dilarang mendukung langsung tim saat pertandingan tandang selama 12 bulan.
"Sanksi berlaku mulai hari ini. Persib Bandung juga ikut didenda Rp50 juta. Sedangkan Panpel Persija, didenda Rp50 juta karena tidak bisa menjaga keamanan dan kenyamanan. Namun, semuanya masih bisa dibandingkan," sambungnya.
Terkait dugaan rasisme yang dilakukan The Jakmania- sebutan suporter Persija Jakarta- kepada Mbida Messi, Hinca mengungkapkan belum bisa mengambil tindakan.
Itu terkait keterangan pelatih Persib Djadjang Nurdjaman, yang menceritakan jika Messi dihina The Jakmania dengan sebutan monyet dan ditawari pisang.
"Seputar rasisme, Messi tidak ada laporan yang masuk. Karena itu, pada minggu depan kami akan memanggil Djadjang dan Messi supaya jelas semuanya," pungkasnya. (esa/dzi)
Hasilnya, sebanyak 10 kasus langsung berhasil dikeluarkan keputusannya. Di antaranya, pertandingan antara Persija Jakarta lawan Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (28/8).
"Semula, kami menyidangkan sebanyak delapan kasus. Namun akhirnya, menambah menjadi 10 kasus. Selain Persija-Persib, yang ikut disidangkan yakni Sriwijaya FC lawan Mitra Kukar, dan sisanya terkait kartu kuning-kartu kuning," terang Ketua Komdis PSSI, Hinca IP Pandjaitan.
Pada pertandingan di Sleman, suporter Persib terbukti melakukan kesalahan buruk akibat memasuki lapangan dan memancing keributan pada menit ke-61. Akibatnya, suporter Persib Bandung dilarang mendukung langsung tim saat pertandingan tandang selama 12 bulan.
"Sanksi berlaku mulai hari ini. Persib Bandung juga ikut didenda Rp50 juta. Sedangkan Panpel Persija, didenda Rp50 juta karena tidak bisa menjaga keamanan dan kenyamanan. Namun, semuanya masih bisa dibandingkan," sambungnya.
Terkait dugaan rasisme yang dilakukan The Jakmania- sebutan suporter Persija Jakarta- kepada Mbida Messi, Hinca mengungkapkan belum bisa mengambil tindakan.
Itu terkait keterangan pelatih Persib Djadjang Nurdjaman, yang menceritakan jika Messi dihina The Jakmania dengan sebutan monyet dan ditawari pisang.
"Seputar rasisme, Messi tidak ada laporan yang masuk. Karena itu, pada minggu depan kami akan memanggil Djadjang dan Messi supaya jelas semuanya," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agus Yuwono Mundur Dari Persidafon Dafonsoro
Bola Indonesia 11 September 2013, 21:46
-
Komdis Jatuhkan Sanksi Bagi Suporter Persib Bandung
Bola Indonesia 11 September 2013, 19:00
-
Persidafon Degradasi, Arema Kunci Runner Up
Bola Indonesia 11 September 2013, 16:50
-
Jakmania Salahkan Kondisi Politik Indonesia
Bola Indonesia 11 September 2013, 16:20
-
Jakmania Ingin Persija Berjuang Hingga Kompetisi Usai
Bola Indonesia 11 September 2013, 15:47
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

















KOMENTAR