
Bola.net - PSIS Semarang resmi memperpanjang kontrak Jafri Sastra dengab pelatih fisik, Budi Kurnia. Juru taktik asal Payakumbuh itu diikat dengan durasi selama dua tahun hingga akhir musim 2020 oleh manajemen Laskar Mahesa Jenar.
Namun di balik kontrak jangka panjang yang diberikan oleh manajemen, Jafri Sastra juga dibebani target tinggi. Mantan pelatih Mitra Kukar ini harus membawa tim Kota Lumpia ke papan atas klasemen di akhir masa kontraknya.
"Memang coach Jafri kita sodori kontrak dua tahun. Untuk tahun pertama kita beri target delapan besar, lalu untuk tahun kedua targetnya papan atas," kata CEO PSIS, A.S. Sukawijaya saat dihubungi Bola.net.
Menurut pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi ini, agar target tersebut bisa diwujudkan, pihaknya memasukkannya dalam klausul kontrak. Selain durasi kerjasama dan cara kerja tim pelatih tentunya.
"Normatif lah kontrak pelatih. Tapi yang paling banyak klausul tentang target," tegas anggota Komite Eksekutif PSSI ini.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Skema Tim
Selain meneken perpanjangan kontrak, Jafri Sastra sekaligus menyerahkan rencana skema tim untuk musim depan. Termasuk komposisi pemain yang akan dipertahankan.
"Coach Jafri memberikan gambaran skema pemain tahun depan, diantaranya 70 persen pemain lama dipertahankan, lalu ada beberapa pemain baru yang akan diburu," lanjutnya.
Jafri Sastra sendiri bergabung dengan PSIS pada pertengahan musim 2017, mantan pelatih Persis Solo tersebut berhasil menyelamatkan PSIS dari ancaman degradasi.
Berita Video
Pertandingan di A League Australia sempat terhenti karena tiang gawang yang rusak.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontraknya Diperpanjang, Jafri Sastra Dibebani Target Tinggi
Bola Indonesia 2 Januari 2019, 21:51
-
PSIS Bakal Lebih Selektif Rekrut Pemain Asing Asia
Bola Indonesia 29 Desember 2018, 23:28
-
Manajemen PSIS Apresiasi Kinerja Satgas Anti Mafia Bola
Bola Indonesia 29 Desember 2018, 22:04
-
PSIS Semarang Buka Lowongan Pemain Asing
Bola Indonesia 29 Desember 2018, 21:56
-
Dilepas PSIS, Petar Planic Akan Mencoba Tantangan Baru
Bola Indonesia 28 Desember 2018, 22:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR