
Bola.net - Pertemuan antara Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), dinilai PSSI versi Komite Penyelamat sepak bola Indonesia (KPSI) sebagai upaya mencari dukungan akibat sudah tidak diakui lagi para pemilik suara sah PSSI.
PSSI berhasil menemui Menpora Andi Alifian Mallarangeng, di kantornya Senin (30/4). Djohar Arifin Husin dan kawan-kawan, melaporkan hasil pertemuan pertama dengan Satuan Tugas (Satgas) AFC di JW Marriot, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (24/4) lalu.
"Itu karena mereka takut kehilangan posisi karena Satgas AFC mengetahui kondisi yang sebenarnya terjadi. Dengan menemui Menpora, mereka bertujuan memberikan pencitraan kepada masyarakat sepak bola," terang Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PSSI versi KPSI, Tigor Shalom Boboy kepada Bola.net.
Tigor mengatakan, pihaknya justru tidak akan melakukan hal yang sama, namun lebih memilih menahan diri hingga terbitnya keputusan mengenai kisruh PSSI dikeluarkan Satgas AFC.
"Langkah-langkah tersebut merupakan cerminan yang membuktikan agar mengikuti keinginan mereka. Laporan kepada Menpora, sangat tidak patut ditiru sebab hanya membuang tenaga. Pasalnya, Satgas AFC saja belum memutuskan apa-apa," tukasnya.
"Lebih baik, kami terus menjalankan roda organisasi seraya menunggu keputusan resmi Satgas AFC. Kami juga sabar menunggu pertemuan lanjutan yang direncanakan Satgas AFC," tandasnya. (esa/Rev)
PSSI berhasil menemui Menpora Andi Alifian Mallarangeng, di kantornya Senin (30/4). Djohar Arifin Husin dan kawan-kawan, melaporkan hasil pertemuan pertama dengan Satuan Tugas (Satgas) AFC di JW Marriot, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (24/4) lalu.
"Itu karena mereka takut kehilangan posisi karena Satgas AFC mengetahui kondisi yang sebenarnya terjadi. Dengan menemui Menpora, mereka bertujuan memberikan pencitraan kepada masyarakat sepak bola," terang Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PSSI versi KPSI, Tigor Shalom Boboy kepada Bola.net.
Tigor mengatakan, pihaknya justru tidak akan melakukan hal yang sama, namun lebih memilih menahan diri hingga terbitnya keputusan mengenai kisruh PSSI dikeluarkan Satgas AFC.
"Langkah-langkah tersebut merupakan cerminan yang membuktikan agar mengikuti keinginan mereka. Laporan kepada Menpora, sangat tidak patut ditiru sebab hanya membuang tenaga. Pasalnya, Satgas AFC saja belum memutuskan apa-apa," tukasnya.
"Lebih baik, kami terus menjalankan roda organisasi seraya menunggu keputusan resmi Satgas AFC. Kami juga sabar menunggu pertemuan lanjutan yang direncanakan Satgas AFC," tandasnya. (esa/Rev)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Persib vs Bali United: Beckham Putra Absen atau Siap Tampil?
Bola Indonesia 9 April 2026, 18:45
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Arema FC 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 17:43
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 16:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25




















KOMENTAR