Bola.net - PSSI tidak panik menyikapi banyaknya klub yang mengikuti Piala Kemerdekaan bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Melalui Tim Transisi, Piala Kemerdekaan rencananya akan digelar mulai 1 Agustus 2015.
Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti mengungkapkan jika sejumlah klub yang menjadi peserta Piala Kemerdekaan berstatus tidak jelas. Misalnya saja, Lampung FC dan Persebo Bondowoso, yang di dalam daftar keikutsertaannya disebut sebagai Persebo Jaya Bondowoso.
"Klub tersebut bukan anggota dari PSSI. Ada beberapa yang abal-abal, kecuali seperti Martapura FC. Saya sendiri yakin tidak mungkin berjalan. Saya sudah kontak satu-satu klub yang diklaim menjadi peserta," kata La Nyalla.
"Kalau bukan anggota, buat apa PSSI repot. Kalau anggota tentu harus diingatkan. Seperti Lampung FC dan Bondowoso, buat apa dibela karena bukan anggota PSSI," imbuhnya.
Sementara itu, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Djamal Aziz menambahkan jika beberapa klub yang ikut serta karena ada alasan khusus. Yakni, karena petingginya punya hubungan dengan Menpora Imam Nahrawi.
"Saya ke Bondowoso, ternyata kepengurusannya tidak mau ikut. Mereka berangkat karena Bupati-nya satu partai dengan pak Menteri. Termasuk klub Persatu Tuban," ungkap Djamal. [initial]
(esa/pra)
Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti mengungkapkan jika sejumlah klub yang menjadi peserta Piala Kemerdekaan berstatus tidak jelas. Misalnya saja, Lampung FC dan Persebo Bondowoso, yang di dalam daftar keikutsertaannya disebut sebagai Persebo Jaya Bondowoso.
"Klub tersebut bukan anggota dari PSSI. Ada beberapa yang abal-abal, kecuali seperti Martapura FC. Saya sendiri yakin tidak mungkin berjalan. Saya sudah kontak satu-satu klub yang diklaim menjadi peserta," kata La Nyalla.
"Kalau bukan anggota, buat apa PSSI repot. Kalau anggota tentu harus diingatkan. Seperti Lampung FC dan Bondowoso, buat apa dibela karena bukan anggota PSSI," imbuhnya.
Sementara itu, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Djamal Aziz menambahkan jika beberapa klub yang ikut serta karena ada alasan khusus. Yakni, karena petingginya punya hubungan dengan Menpora Imam Nahrawi.
"Saya ke Bondowoso, ternyata kepengurusannya tidak mau ikut. Mereka berangkat karena Bupati-nya satu partai dengan pak Menteri. Termasuk klub Persatu Tuban," ungkap Djamal. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Jubir PSSI, Towel Kembali Ancam Klub Peserta Piala Kemerdekaan
- Tim Transisi: Negara Lindungi Peserta Piala Kemerdekaan
- Ikuti Piala Kemerdekaan, Lampung FC Tak Takut Intimidasi
- Pendaftaran Peserta Piala Kemerdekaan Ditutup Tengah Pekan Depan
- Animo Klub Lebihi Target, Tim Transisi Bangga dan Bahagia
- Pembagian Grup Piala Kemerdekaan Bisa Berubah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI vs Menpora, PSSI Optimis Menangkan Gugatan di PTUN
Bola Indonesia 6 Juli 2015, 20:44
-
La Nyalla: Terlibat di Piala Kemerdekaan, Langgar Statuta PSSI
Bola Indonesia 6 Juli 2015, 16:16
-
Bantah Tinggalkan Utang, Djohar Klaim Malah Bikin PSSI Untung
Bola Indonesia 6 Juli 2015, 16:06
-
La Nyalla: Djohar Tinggalkan PSSI dengan Utang 19 Miliar
Bola Indonesia 6 Juli 2015, 15:42
-
Skandal Keuangan di PSSI, Djohar Lepas Tangan
Bola Indonesia 6 Juli 2015, 15:29
LATEST UPDATE
-
Jadi Kapten Chelsea untuk Pertama Kalinya, Begini Reaksi Cole Palmer
Liga Inggris 6 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR