
Bola.net - Bomber Arema FC, Sylvano Comvalius, belum menunjukkan ketajaman sesuai dengan ekspektasi hingga pekan keenam Shopee Liga 2019 yang disiarkan Indosiar. Comvalius baru mencetak satu gol dan dua laga terakhir hanya menjadi pemain pengganti.
Persoalan adaptasi masih jadi kendala utama karena karakter bermain Arema berbeda dengan Bali United yang pernah diperkuatnya dua musim lalu.
Untuk mempercepat kembalinya ketajaman Comvalius, mantan asisten pelatih Bali United, I Made Pasek Wijaya ikut memberikan saran. Pria yang kini menjabat sebagai pelatih Bali United U-18 itu pernah bekerja sama dengan Comvalius pada musim 2017.
“Comvalius striker bagus. Untuk memaksimalkan dia, harus support dari umpan crossing. Karena dia tangguh dalam duel udara,” jelasnya.
Pasek melihat para pemain sayap Arema masih belum terlalu banyak melepaskan umpan crossing kepada Comvalius. Justru bola atas yang didapatkan pemain 31 tahun itu seringkali berada dari luar kota penalti.
“Intinya pemain lain juga harus membiasakan banyak melakukan crossing saat Comvalius ada di dalam kotak penalti,” sambungnya.
Gol yang dicetak Comvalius di pertandingan pertama lawan PSS Sleman juga berasal dari umpan tarik yang dilepaskan Dendi Santoso. Sayang, umpan seperti itu tidak lagi didapatkannya di pertandingan selanjutnya.
“Waktu di Bali United dulu, Comvalius juga didukung pemain berdarah Belanda lainnya, Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly, dan Nick van Der Velden. Tapi karena di Arema FC tidak ada pemain seperti itu, ya lebih baik memaksimalkan crossing saja,” sambungnya.
Tak Berjalan
Dalam sesi latihan, Arema FC sudah melakukan program finishing dari berbagai cara. Hanya saja dalam pertandingan, tidak semua yang disiapkan bisa berjalan.
Seperti lawan Tira Persikabo kemarin (29/6/2019), pemain sayap Arema dapat pengawalan ketat sehingga tidak bisa leluasa mengirimkan bola ke dalam kotak penalti.
“Saya rasa pemain sayap Arema punya kualitas. Kedepan saya yakin mereka bisa berkolaborasi dengan Comvallius. Begitu juga sebaliknya,” tegas Pasek.
Seperti diketahui, Pasek juga sempat jadi asisten pelatih Arema FC musim 2013-2016. Hingga kini masih ada sejumlah pemain yang masih bertahan di Arema, yakni Dendi Santoso, Ahmad Alfarizi, Sunarto, Hendro Siswanto, Dedik Setiawan dan sejumlah pemain lain.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Arema Optimistis Anak Asuhnya Bakal Segera Bangkit
Bola Indonesia 1 Juli 2019, 21:02
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR