
Bola.net - Madura United mendapat getah akibat tingkah laku buruk suporter mereka pada laga kontra Arema FC lalu. Laskar Sapeh Kerrab, julukan Madura United, ini mendapat sanksi bertanding tanpa penonton pada laga kandang mereka selama dua bulan.
Dalam surat keputusan bernomor 045/L1/KD-PSSI/VII/2019, Komite Disiplin (Komdis PSSI) memutuskan bahwa Madura United harus menjalani hukuman bermain dengan didukung penonton dalam laga kandang mereka. Selain itu, mereka juga mendapat hukuman percobaan sampai akhir kompetisi musim 2019.
Hukuman ini, menurut Komdis dalam surat keputusan mereka tersebut, merupakan buah dari tindakan diskriminatif berupa nyanyian dengan kalimat tak patut yang dilakukan kelompok suporter Madura United pada laga kontra Arema.
Tak hanya harus mengosongkan stadion dari penonton pada laga kandang mereka, Madura United juga harus menerima hukuman lain akibat ulah suporter. Mereka harus membayar denda sebesar Rp100 juta rupiah akibat ulah sejumlah suporter pada laga yang sama.
Keputusan sanksi denda bagi Madura United ini tercantum dalam Surat Keputusan Komdis PSSI bernomor 044/L1/KD-PSSI/VII/2019. Pada surat keputusan yang ditandatangani Ketua Komdis PSSI, Asep Edwin Firdaus, ini disebutkan bahwa telah terjadi penyalaan cerawat (flare) oleh kelompok suporter Madura United pada laga kontra Arema.
Bagaimana sikap manajemen Madura United ihwal sanksi tersebut? Simak di bawah ini.
Siap Banding
Sementara itu, manajemen Madura United memastikan tak akan menerima begitu saja sanksi tersebut. Mereka memastikan akan mengajukan banding.
"Pasti kami akan lakukan banding terhadap sanksi dari Komdis," kata Manajer Madura United, Haruna Soemitro.
"Nota banding akan segera disampaikan dengan mempelajari materi keputusan dari Komdis," sambungnya.
Harap Jadi Pelajaran
Lebih lanjut, Haruna berharap agar sanksi ini tak sekadar lewat. Ia berharap sanksi ini bisa jadi pelajaran bagi semua pihak, terutama bagi suporter.
"Dari sanksi ini, ada satu hal yang patut dijadikan pelajaran oleh suporter," ucap Haruna.
"Segala perbuatan yang berakibat merugikan, klub lah yang harus terkena imbas langsung," ia menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Madura United Dihukum Dua Bulan Tanpa Penonton di Kandang
Bola Indonesia 2 Agustus 2019, 01:51
-
Hasil Sidang Komdis: Persebaya Didenda Rp150 Juta
Bola Indonesia 1 Agustus 2019, 23:17
-
Komdis PSSI Mendenda Persebaya Rp100 Juta karena Flare
Bola Indonesia 25 Juli 2019, 16:09
-
Hasil Sidang Komdis PSSI: Lagi, Persebaya Kena Denda
Bola Indonesia 25 Juli 2019, 13:46
-
Didenda Ratusan Juta karena Flare, Persebaya Merasa Kecolongan
Bola Indonesia 19 Juli 2019, 19:27
LATEST UPDATE
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus: Bali ke Turin, Bakal jadi Kiper Pelapis?
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 17:48
-
Paul Pogba Resmi Tinggalkan AS Monaco, Kini Berstatus Tanpa Klub
Liga Eropa Lain 19 Agustus 2026, 17:36
-
Benarkah Rizky Ridho Dicoret dari Daftar Pemain Timnas Indonesia?
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 17:12
-
Manchester United Selangkah Lagi Rekrut Carlos Baleba dari Brighton
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 17:06
-
Mentalitas Comeback Persib Bandung yang Terus Terjaga
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 16:47
-
Serunya Rayakan Kemerdekaan Bersama Fimelahood Getting Intimate Lewat Sushi
Lain Lain 19 Agustus 2026, 16:26
-
Debut Jay Herdman di Bali United: Tampil Menjanjikan, Blunder Berujung Gol Persib
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 16:01
-
Jose Mourinho Ungkap Percakapan yang Bikin Vinicius Junior Bertahan di Real Madrid
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 15:45
-
Fermin Lopez Siap Jadi False 9 Barcelona
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 15:13
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR