Seperti diketahui, saat ini MU berada di puncak klasemen dengan mengemas 34 poin. Berjarak tiga poin dengan saingan terdekatnya, Arema Cronus yang mengantongi 31 poin.
Sejak ISC bergulir, penampilan MU sendiri memang cukup menjanjikan. Dari 16 laga yang sudah dijalani, tim besutan Gomes de Oliver itu mampu memenangkan 10 kali pertandingan, 4 kali imbang, dan 2 kali kalah.
Kini putaran pertama ISC pun akan segera usai dengan menyisakan satu pertandingan lagi. Oleh karena itu, Fabiano menilai perjuangan timnya belum selesai.
"Enak kalau lihat klasemen dan kami ada di nomor satu. Soal Juara paruh musim itu tidak terlalu penting karena putaran dua ada 17 pertandingan lagi dan pasti lebih berat," ujar Fabiano saat dihubungi Bola.net, Senin (22/8).
Kendati perjalanan untuk juara masih panjang, namun pemain asal Brasil ini optimistis MU bisa keluar sebagai juara ISC. Jika prestasi itu tercapai, ini adalah gelar pertama bagi MU usai pertama kalinya tampil di kompetisi.
"Target kami ingin angkat piala juara, tapi perjalanan masih jauh dan berat. Yang penting sekarang kami kompak untuk satu tujuan, yaitu membawa nama Madura juara," pungkasnya. (fit/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Madura United Pantang Remehkan Barito Putera
Bola Indonesia 22 Agustus 2016, 22:06
-
Madura United Mulai Rasakan Tekanan di Puncak Klasemen
Bola Indonesia 22 Agustus 2016, 21:33
-
Madura United Resmi Pinang Patrich Wanggai
Bola Indonesia 22 Agustus 2016, 19:56
-
Madura United Yakin Sapu Bersih Sisa Laga Putaran Pertama ISC
Bola Indonesia 22 Agustus 2016, 17:56
-
Madura United Kejar Juara Paruh Musim ISC
Bola Indonesia 22 Agustus 2016, 15:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia 8 Juli 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:57
-
Berikan Saja Bolanya ke Erling Haaland
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:38
-
Emtek Group Siarkan Seluruh Pertandingan Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 20:04
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
-
Swiss Berdiri di Ambang Sejarah dan Yakin Bisa Melampauinya
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:36
-
Jude Bellingham, Magis 98 Detik, dan Sebuah Kemenangan Epik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:30
-
Carlos Queiroz Akhiri Kiprah Sebagai Pelatih Ghana
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:21
-
Christian Pulisic, Kepemimpinannya Melampaui Statistik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:06
-
Nyland Kokoh di Bawah Mistar, Haaland Mematikan di Barisan Depan
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:39
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR