"Kita sempat terpancing main cepat pada babak pertama. Arema main cepat dan lugas. Kita kurang bisa mengimbangi mereka," ujar Jafri, usai pertandingan.
"Setelah kegolan, saya bilang kita perlu sabar. Saya ada pengalaman bawa Semen Padang menang di sini pada ISL 2014 lalu. Kuncinya, kita harus main sabar," sambungnya.
Sebelumnya, Mitra Kukar sukses melaju ke partai puncak Piala Jenderal Sudirman. Pada leg kedua, yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (17/01), mereka menang 3-2 dari Arema Cronus pada adu penalti. Adu penalti ini dilakukan menyusul hasil agregat 3-3 pada waktu normal.
Sementara itu, Jafri menyebut anak asuhnya sukses bermain sesuai dengan rencana. Zulkifli Syukur dan kawan-kawan dinilai bermain tanpa lelah sepanjang laga ini.
"Kita bisa memanfaatkan pengalaman ini jadi pelajaran berharga dan bisa memenangi laga ini," tandasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ihwal Tekanan Aremania, Ini Kata Kapten Mitra Kukar
Bola Indonesia 18 Januari 2016, 19:23
-
Kembali Gagal ke Final, Joko Susilo Siap Terima Risiko
Bola Indonesia 18 Januari 2016, 18:03
-
Lima Fakta Unik di Semifinal Piala Jenderal Sudirman
Editorial 18 Januari 2016, 17:28
-
Patrick dos Santos dan Rizky Pellu Jalani Terapi di Jakarta
Bola Indonesia 18 Januari 2016, 15:26
-
Ini Rahasia Teknis di Balik Kesuksesan Mitra Kukar Singkirkan Arema
Bola Indonesia 18 Januari 2016, 13:41
LATEST UPDATE
-
David Raya Ajak Arsenal Nikmati Kesempatan Besar di Liga Champions
Liga Champions 7 April 2026, 20:05
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Real Madrid vs Bayern Munchen?
Liga Champions 7 April 2026, 18:26
-
Live Streaming UCL: Sporting vs Arsenal
Liga Champions 7 April 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR